Mensesneg Bocorkan Isi Pertemuan John Herdman dengan Prabowo, Singgung Piala Dunia 2030 dan Naturalisasi
Pemerintah mendorong Erick Thohir untuk dapat mewujudkan mimpi rakyat Indonesia masuk ke Piala Dunia 2030.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menjelaskan soal pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman di Hambalang, Jawa Barat, Jumat (19/6). Menurut dia, pertemuan tersebut salah satunya membahas persiapan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030.
Selain itu, kata dia, pertemuan Prabowo dan John Herdman juga akan membahas soal dua pemain baru Timnas Indonesia hasil naturalisasi yang disetujui DPR RI. Hal ini sebagai salah satu upaya persiapan menuju Piala Dunia 2030.
"Kemungkinan pasti seperti itu. Dan termasuk rencana-rencana ke depan ya, tentunya kan kalau kita memiliki keinginan lolos ke Piala Dunia tentunya kita harus mempersiapkan diri dengan jauh lebih matang," jelas Prasetyo di Hambalang, Jawa Barat, Jumat (19/6).
"Mungkin beberapa event-event seperti FIFA Series yang akan berlangsung tahun depan itu juga perlu kita persiapkan dari sekarang," sambungnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Pemerintah mendorong Erick Thohir untuk dapat mewujudkan mimpi rakyat Indonesia masuk ke Piala Dunia 2030.
"Termasuk kalau dalam kapasitas beliau sebagai Ketua Umum PSSI tentunya memperbaiki iklim kompetisi kita untuk bisa menghasilkan tim nasional yang hebat, yang tangguh, yang penuh semangat untuk bisa mewujudkan seluruh mimpi rakyat Indonesia, Timnas lolos ke Piala Dunia," katanya.
Apresiasi Nobar Piala Dunia 2026
Di sisi lain, Prasetyo mengapresiasi agenda nonton bersama (nobar) Piala Dunia 2026 yang digelar di sejumlah daerah. Dia pun mengajak masyarakat saat menonton pertandingan turut berdoa agar Timnas sepak bola Indonesia dapat ikut berlaga pada Piala Dunia 2030.
"Sambil ya kalau boleh berpesan tentunya mari kita seluruh rakyat Indonesia setiap menikmati pertandingan sambil berdoa dan berharap dan apa namanya menumbuhkan keyakinan bahwa suatu saat nanti Timnas Indonesia harus bisa berlaga di Piala Dunia," tutur dia.
Dia menyampaikan Indonesia memang mengharapkan Timnas dapat berlaga di Piala Dunia 2026. Namun, Timnas Indonesia harus berpuas diri dan menerima belum dapat tampil di Piala Dunia 2026 usai kalah di babak kualiafikasi Zona Asia.
Untuk itu, Indonesia saat ini hanya bisa menikmati dan menyemarakkan pesta empat tahunan yang sekarang sudah berlangsung. Prssetyo pun berharap acara nobar Piala Dunia dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Kita monitor juga di beberapa daerah, banyak inisiatif nobar-nobar yang dilakukan oleh, ada oleh pemerintah daerah, oleh swasta, saya kira ini juga sesuatu yang sangat positif dan sangat bagus. Kita berharap itu menumbuhkan kegiatan ekonomi riil di masyarakat," pungkas Prasetyo.