Menpora Erick Thohir Tegaskan Efisiensi Anggaran Kemenpora Tetap Prioritaskan Prestasi Atlet
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memastikan Efisiensi Anggaran Kemenpora terus berjalan. Meski ada penundaan program, persiapan atlet menuju ajang internasional tetap jadi prioritas utama.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan komitmen kementeriannya untuk terus menjalankan langkah efisiensi anggaran. Hal ini bertujuan memastikan setiap pengeluaran dapat diarahkan secara tepat sasaran dan selaras dengan tujuan pembangunan nasional.
Pernyataan ini disampaikan Erick Thohir usai menghadiri Rapat Anggota Komite Olimpiade Indonesia (KOI) 2026 di Jakarta pada Sabtu, 9 Mei. Ia menambahkan bahwa upaya efisiensi anggaran ini merupakan bagian dari prioritas yang sedang dijalankan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Efisiensi anggaran Kemenpora berdampak pada penundaan beberapa program. Contohnya, Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra Popnas) 2026 serta Program Pembinaan Olahraga Berprestasi Nasional (SPOBNAS) 2026 ditunda sementara. Namun, Menpora memastikan program unggulan untuk persiapan atlet tetap berjalan.
Fokus pada Program Unggulan dan Tantangan Pendanaan
Langkah efisiensi anggaran yang diterapkan Kemenpora belakangan ini memang menarik perhatian publik. Beberapa program terpaksa ditunda demi menyesuaikan dengan prioritas fiskal yang ada. Salah satunya adalah pembatalan Pra Popnas 2026 dan penundaan sementara Program Pembinaan Olahraga Berprestasi Nasional (SPOBNAS) 2026.
Namun, Erick Thohir memberikan jaminan bahwa program-program utama, termasuk persiapan atlet untuk ajang multi-olahraga seperti Asian Games 2026, akan tetap dilanjutkan sesuai rencana. Komitmen ini menunjukkan prioritas Kemenpora dalam menjaga performa atlet di kancah internasional.
Menpora Erick Thohir juga mengungkapkan bahwa ia telah menerima masukan dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan berbagai federasi olahraga. Masukan tersebut berkaitan dengan tantangan pendanaan dalam mempertahankan prestasi di tengah dampak langkah efisiensi anggaran Kemenpora.
Komitmen Presiden dan Upaya Kemenpora
Erick Thohir menekankan bahwa komitmen Presiden Prabowo Subianto terhadap pengembangan olahraga tidak perlu diragukan. Menurutnya, Presiden adalah sosok yang sangat peduli dan merupakan bagian dari komunitas olahraga nasional.
Meskipun ada langkah efisiensi, Kemenpora terus mengajukan permintaan kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sesuai arahan Presiden. Permintaan ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang krusial bagi kesuksesan atlet Indonesia di panggung dunia.
Program pelatnas ini diorganisir secara bertahap, mencakup persiapan jangka pendek untuk Asian Games 2026, program jangka menengah untuk SEA Games 2027, serta persiapan jangka panjang untuk Olimpiade 2028. Kemenpora sedang melakukan restrukturisasi bersama Kemenkeu untuk memastikan program-program ini berjalan optimal.
Menpora Erick Thohir berharap anggota kabinet yang juga terlibat dalam memimpin federasi olahraga dapat membantu mengomunikasikan hal ini kepada anggota kabinet lainnya. Ia optimis bahwa banyak pejabat di kabinet yang memiliki keterlibatan dalam olahraga dapat memperkuat pemahaman terhadap program-program latihan nasional. Ini penting di tengah upaya efisiensi anggaran Kemenpora. Dengan sinergi ini, diharapkan program pembinaan atlet dapat terus berjalan optimal demi mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Upaya kolaboratif ini menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan pendanaan.
Sumber: AntaraNews