Menegangkan, Detik-Detik Paman dan Keponakan Terseret Ratusan Meter Saat Banjir Terjang Lampung
orban saat itu tengah berada di depan rumah. Tiba-tiba saja, air dengan arus cukup deras menerjang. Korban terbawa arus.
Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung dilanda banjir. Dua orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Korban yang meninggal dunia sebelumnya terseret arus banjir hingga 600 meter. Kedua korban tewas yakni Aipin alias Piyan (15) dan Diding (52). Keduanya adalah keponakan dan paman.
Rohim, kerabat korban, tak mengetahui persis kejadian yang menimpa keduanya.
“Kejadian kurang paham karena kejadian malam sekitar jam 03.00 WIb waktu hujan besar. Saya ditelepon karena saya beda kampung dengan dia (korban),” katanya saat diwawancarai, Senin (21/4).
Namun informasi dia dapat, korban saat itu tengah berada di depan rumah. Tiba-tiba saja, air dengan arus cukup deras menerjang. Korban terbawa arus.
“Rumahnya yang ringsek ini, keseret sampe yang satu di Toko Sukses itu Diding yang satu Kampung Sukalila itu Piyan,” Ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiyana mengatakan, subuh tadi air memang pasang.
“Beliau buka pintu, enggak tahunya kena arus. Yang satu ketimpa lemari. Dan Alhamdulilah sudah kita evakuasi dan kita urus. Ini namanya ini kan musibah ya. Semua dari Allah, kami semua dari pukopimda membeikan semuanya kepada masyarakat di Lampung,” pungkasnya.