Lapakgaming Battle Arena Pamer Potensi Industri Game Lokal Indonesia
Lapakgaming Battle Arena Series 3 kembali digelar untuk memamerkan potensi industri game lokal Indonesia, sekaligus mendorong ekosistem gaming yang berkelanjutan dan berkontribusi pada ekonomi kreatif nasional.
Lapakgaming, sebuah platform top-up mata uang gim daring, kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung industri game lokal Indonesia. Melalui gelaran Lapakgaming Battle Arena Series 3 bertema “Beyond the Battle”, acara ini menjadi wadah strategis untuk memamerkan potensi besar para pengembang dan talenta game di tanah air. Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekosistem gaming yang berkelanjutan di Indonesia.
Acara yang berlangsung di Gandaria City, Jakarta, ini tidak hanya menghadirkan turnamen e-sport yang kompetitif. Lebih dari itu, Lapakgaming Battle Arena Series 3 juga memposisikan diri sebagai pusat pertemuan bagi komunitas gaming dan developer game lokal. Mereka berkesempatan untuk memperkenalkan karya-karya inovatif mereka kepada para pecinta game.
Prasteya Setyawan, CEO Gaming BUKA Group, menyatakan harapannya agar Lapakgaming Battle Arena Series 3 dapat terus melahirkan talenta dan karya baru bagi industri gaming Indonesia. Ia menegaskan bahwa acara ini merupakan bentuk komitmen Lapakgaming untuk keberlangsungan ekosistem yang berkelanjutan.
Membangun Ekosistem Gaming yang Inklusif dan Sehat
Lapakgaming, di bawah naungan Multi Realm Games yang merupakan entitas dari BUKA Group, berupaya membangun ekosistem gaming yang sehat dan inklusif. Kehadiran komunitas dalam acara ini dianggap sebagai fondasi utama. Hal ini dapat membentuk industri game yang tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga mampu menjadi penyumbang ekonomi kreatif bagi Indonesia.
Prasteya Setyawan menambahkan bahwa komunitas tidak hanya berperan sebagai penonton, melainkan juga pemain kunci dalam pengembangan industri game. Keterlibatan aktif dari berbagai pihak diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan industri ini.
Dampak positif dari acara semacam ini terasa dalam regenerasi komunitas. Anggit Windhi Rakatama, perwakilan komunitas Genshin Impact, menyoroti bagaimana semakin banyak pemain baru yang berani terlibat dan aktif setelah melihat langsung ekosistem gaming yang positif dan suportif.
Kontribusi Industri Game pada Ekonomi Kreatif Nasional
Victor Putra Lesmana, Direktur BUKA Group, menyoroti pertumbuhan pesat sektor kreatif digital, khususnya gaming, dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, sektor ini telah menjadi salah satu tulang punggung ekonomi baru di Indonesia.
Melalui Lapakgaming Battle Arena, Victor ingin menyampaikan pesan bahwa tren ini merupakan industri yang mapan dan berkelanjutan, bukan hanya fenomena sesaat. Industri game memiliki efek berganda yang luas, tidak hanya bagi para pemain, tetapi juga bagi ekosistem event organizer, desainer grafis, industri merchandise lokal, hingga sektor pariwisata melalui e-sport.
Untuk mewujudkan potensi ekonomi ini, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan guna mendukung ekosistem gaming yang sehat dan inklusif. Victor meyakini bahwa dengan konsistensi dan strategi yang tepat, industri gaming dapat menjadi pilar penting bagi pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.
Kolaborasi Lintas Sektor dan Dukungan Pemerintah
Lapakgaming Battle Arena Series 3 “Beyond the Battle” dijadwalkan berlangsung pada tanggal 24-25 Januari 2026 di Piazza Gandaria City, Jakarta Selatan. Acara ini merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak penting.
Asosiasi Gim Indonesia (AGI) turut terlibat dalam penyelenggaraan acara ini. Selain itu, **Kemenekraf** dan **Kemendag** juga memberikan dukungan. Kedua kementerian ini memfasilitasi studio gim lokal binaan pemerintah melalui booth khusus bernama Games from Indonesia.
Dukungan dari pemerintah dan asosiasi industri menunjukkan pengakuan terhadap peran strategis industri game dalam pembangunan ekonomi. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat kemajuan industri game lokal ke kancah yang lebih luas.
Sumber: AntaraNews