Konsep Rumah Panggung Jadi Solusi Warga Terdampak Banjir di Bekasi
Dedi mengatakan, konsep rumah panggung itu akan disampaikan langsung ke masing-masing kepala daerah yang wilayahnya menjadi langganan banjir.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menawarkan konsep rumah panggung untuk warga yang terdampak banjir. Terutama, rumah-rumah warga yang berdiri di bantaran kali atau sungai.
"Yang paling utama rumah panggung itu untuk di daerah bantaran sungai, kemudian di daerah yang sering banjir,” kata Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berkunjung ke Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Jumat (7/3).
Dedi mengatakan, konsep rumah panggung itu akan disampaikan langsung ke masing-masing kepala daerah yang wilayahnya menjadi langganan banjir. Anggaran yang disiapkan untuk merealisasikan konsep tersebut sekitar Rp40 miliar.
"Tadi saya sudah menyepakati ada 1.000 rumah dalam hitungan saya yang akan diperbaiki, dan pemerintah provinsi menyiapkan Rp40 miliar untuk pembangunan rumah panggung, ya itu semuanya kewenangan Wali Kota secara teknis, kalau Pemprov menyiapkan bantuan," katanya.
"Kami ingin bersama-sama merancang gambarnya, agar rumah itu menjadi rumah yang menarik, bukan rumah yang berantakan, rumah yang tertata yang memiliki desain arsitektur yang memikat orang melihat dan nyaman bagi yang menempatinya," tambah Dedi.
Role Model Rumah Panggung
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) di Kecamatan Jatiasih, akan dijadikan role model untuk merealisasikan konsep rumah panggung.
“Prioritasnya di PGP, nanti kami lihat PGP, target kami adalah seribuan rumah,” kata Tri.
Untuk tahap selanjutnya, kata Tri, pihaknya akan mendata rumah warga yang bakal dibangun menjadi rumah panggung. Karena ada skala prioritas pembangunan rumah panggung.
"Tentu nanti aparatur yang akan mendata mana yang kemudian prioritas, karena di beberapa lokasi kan sudah ada yang lantai dua, ada yang lantai tiga, jadi mungkin kami sesuaikan dengan prioritas terkait dengan kebutuhan yang ada di sana," ungkapnya.
"Nanti dengan anggaran yang ada Rp40 juta per rumah dari Pemprov, nanti Rp30 juta dari Pemkot Bekasi, Kepala BNPB juga menyampaikan bagi rumah yang dalam kondisi rusak berat, dan di relokasi berat itu juga mendapatkan Rp60 juta, jadi nanti warga akan disiapkan anggaran minimal Rp130 juta," tutup Tri.