KONI Sumut Targetkan 40 Medali di PON Bela Diri Kudus, Ajak Perantau Beri Dukungan Penuh
KONI Sumut mengajak warga perantauan dan media lokal di Kudus mendukung atletnya di PON Bela Diri Kudus 2025. Target 40 medali dan evaluasi menuju PON 2028 menjadi fokus utama.
Ketua Umum KONI Sumatera Utara, Kolonel (Purn) Hatunggal Siregar, secara resmi mengajak seluruh media lokal dan warga perantauan Sumut di Kudus untuk memberikan dukungan. Ajakan ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Kudus, Jawa Tengah, pada hari Minggu lalu.
Dukungan ini sangat penting untuk memotivasi kontingen Sumatera Utara yang akan berlaga di ajang PON Bela Diri Kudus 2025. Kompetisi bergengsi ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 11 hingga 26 Oktober 2025.
Partisipasi Sumut dalam PON Bela Diri Kudus bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai ajang pemanasan. Ini merupakan evaluasi menyeluruh untuk mengukur kemampuan atlet menuju persiapan PON 2028 mendatang.
Seruan Dukungan Penuh untuk Kontingen Sumut
Hatunggal Siregar menegaskan pentingnya dukungan dari berbagai pihak. "Kami sengaja mengundang kawan-kawan media di sini agar berkenan menyuarakan dan mendukung perjuangan atlet kita," ujarnya.
Ia juga menyerukan kepada warga Sumatera Utara yang menetap di Kudus untuk turut serta. Upaya sosialisasi telah dilakukan secara masif di sekitar kota Kudus. "Kami juga sudah menyebar banyak baliho dan spanduk di sekeliling Kudus," kata Hatunggal.
Langkah ini bertujuan agar warga Sumut mengetahui perjuangan atlet mereka di PON Bela Diri Kudus. Dukungan moral dari perantau diharapkan dapat meningkatkan semangat juang para atlet. Kehadiran mereka di arena pertandingan akan menjadi suntikan motivasi yang berharga.
Strategi Jangka Panjang dan Target Medali Realistis
PON Bela Diri Kudus dimanfaatkan sebagai langkah strategis bagi pembinaan atlet. Hatunggal menjelaskan, "Ini merupakan langkah strategis dalam pembinaan jangka panjang menuju PON 2028." Ajang ini menjadi tolak ukur kemampuan atlet.
KONI Sumut berkomitmen pada sistem pembinaan berkelanjutan. "Siapa pun yang menunjukkan prestasi akan terus kami bina agar bisa membawa nama harum Sumut di tingkat nasional,” tambahnya. Atlet berprestasi di Kudus akan dipertahankan atau diusulkan masuk Program Pembinaan Intensif (PPI) 2026.
Kontingen Sumut menargetkan perolehan 40 medali dari berbagai jenis. Target ini meliputi medali emas, perak, dan perunggu dari multi-event bela diri nasional tersebut. Fokus utama adalah pada cabang olahraga unggulan seperti wushu dan pencak silat.
Total 202 personel menjadi bagian dari kontingen, terdiri dari 120 atlet serta pelatih dan ofisial. Cabang olahraga andalan termasuk wushu, gulat, sambo, pencak silat, taekwondo, judo, dan tarung drajat. Kontingen memadukan kekuatan atlet lama dan bibit baru yang potensial.
Apresiasi dan Pesan Sportivitas
Hatunggal Siregar menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Gubernur Sumut, M. Bobby Afif Nasution. Dukungan pemerintah daerah sangat vital bagi kesuksesan kontingen. Hal ini menunjukkan sinergi antara KONI dan pemerintah.
Kepada para atlet, Hatunggal berpesan untuk selalu menjaga etika dan sportivitas. "Kita datang bukan hanya untuk bertanding, tetapi untuk menunjukkan semangat sportivitas," tegasnya. Menjaga nama baik Sumatera Utara adalah prioritas utama.
Pesan ini menekankan bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Nilai-nilai kejujuran dan persahabatan dalam olahraga harus selalu dijunjung tinggi. Ini mencerminkan semangat sejati dari kompetisi olahraga.
Sumber: AntaraNews