Terungkap! Ini 8 Cabang Olahraga Bela Diri yang Akan Dipertandingkan di PON Bela Diri Sulawesi Utara

KONI Pusat menunjuk Sulawesi Utara sebagai tuan rumah untuk delapan cabang olahraga yang belum dipertandingkan di PON Bela Diri sebelumnya. Persiapan PON Bela Diri Sulawesi Utara kini tengah digodok.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Terungkap! Ini 8 Cabang Olahraga Bela Diri yang Akan Dipertandingkan di PON Bela Diri Sulawesi Utara
KONI Pusat menunjuk Sulawesi Utara sebagai tuan rumah untuk delapan cabang olahraga yang belum dipertandingkan di PON Bela Diri sebelumnya. Persiapan PON Bela Diri Sulawesi Utara kini tengah digodok. (AntaraNews)

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat telah menunjuk Provinsi Sulawesi Utara sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri untuk delapan cabang olahraga yang belum dipertandingkan. Keputusan penting ini diumumkan setelah suksesnya gelaran PON Bela Diri di Kudus, Jawa Tengah, baru-baru ini. Penunjukan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi olahraga bela diri di Tanah Air.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, secara langsung mengungkapkan rencana tersebut saat penutupan PON Bela Diri Kudus 2025 di Djarum Arena Kaliputu. Ia meminta KONI Sulawesi Utara untuk segera berkoordinasi dengan KONI Pusat guna mempersiapkan diri secara matang. Hal ini demi memastikan kelancaran dan kesuksesan acara serupa di masa mendatang.

Delapan cabang olahraga bela diri yang belum terakomodir pada gelaran sebelumnya, termasuk tinju, akan mendapatkan panggungnya di Sulawesi Utara. Penyelenggaraan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi para atlet untuk berkompetisi. Selain itu, ini juga akan memajukan pengembangan olahraga bela diri di wilayah timur Indonesia.

Persiapan Matang Menuju PON Bela Diri Sulawesi Utara

Menyikapi amanat dari KONI Pusat, Ketua KONI Sulawesi Utara, Bonifacius Jerry Waleleng, menyatakan kesiapannya untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Koordinasi ini mencakup mekanisme penyelenggaraan sebagai tuan rumah yang efektif dan efisien. Pihaknya akan belajar dari pengalaman sukses PON Bela Diri Kudus.

Fokus utama persiapan adalah penyediaan fasilitas venue yang sesuai standar internasional. "Kami tentunya menyiapkan fasilitas venue untuk bisa digunakan sebagai tempat pertandingan yang akan datang," ujar Bonifacius Jerry Waleleng. Ia menambahkan bahwa sarana dan prasarana akan dipersiapkan secara maksimal untuk memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Kriteria khusus dari KONI Pusat dan delapan cabang olahraga akan menjadi panduan dalam penyiapan infrastruktur. Ini meliputi luas arena, ketinggian, dan berbagai aspek teknis lainnya yang esensial untuk pertandingan. Penyesuaian ini penting agar semua fasilitas siap digunakan sebagai arena pertandingan yang representatif.

Terkait pendanaan, KONI Sulawesi Utara akan mengajukan anggaran pada tahun 2026 melalui pemerintah daerah. "Untuk anggaran tentunya karena ini dari pemerintah daerah, kita akan ajukan tahun anggaran 2026," jelasnya. Usulan ini merupakan respons langsung dari permintaan KONI Pusat agar Sulawesi Utara siap menjadi tuan rumah.

Dorongan Pembinaan Atlet dan Sinergi Nasional

Marciano Norman juga menekankan pentingnya pembinaan atlet secara optimal di setiap daerah. Ia berharap Kudus, sebagai mantan tuan rumah, tidak hanya dikenal karena sukses penyelenggaraan. Namun juga sebagai daerah yang mampu melahirkan atlet bela diri berprestasi nasional dan internasional.

Sinergi antara agenda cabang olahraga dengan KONI Pusat juga menjadi perhatian utama. Tujuannya adalah agar para atlet mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk mengikuti kejuaraan resmi. Hal ini akan memperkaya pengalaman bertanding dan meningkatkan kualitas atlet secara keseluruhan.

Dengan adanya PON Bela Diri di Sulawesi Utara, diharapkan akan muncul bibit-bibit atlet baru dari kawasan timur Indonesia. Ini sejalan dengan upaya pemerataan prestasi olahraga di seluruh pelosok negeri. Dukungan penuh dari pemerintah daerah dan KONI setempat sangat krusial untuk mencapai tujuan ini.

Bonifacius Jerry Waleleng juga berencana untuk berkomunikasi langsung dengan Gubernur Sulawesi Utara. Tujuannya adalah untuk menyampaikan kesiapan resmi provinsi tersebut sebagai tuan rumah kepada KONI Pusat. Langkah ini menunjukkan komitmen serius dari pemerintah daerah dalam mendukung agenda olahraga nasional.

Sebagai informasi, PON Bela Diri Kudus 2025 telah sukses mempertandingkan 10 cabang olahraga. Cabang-cabang tersebut meliputi karate, tarung derajat, ju-jitsu, pencak silat, taekwondo, gulat, judo, sambo, wushu, dan shorinji kempo. Sementara itu, delapan cabang olahraga lainnya, termasuk tinju, akan mendapatkan giliran di PON Bela Diri Sulawesi Utara.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi