Jakarta Kembali Normal, Kemacetan Warnai Pagi di Sejumlah Titik
Kondisi tersebut terlihat dari kembali padatnya arus lalu lintas dan kemacetan di berbagai ruas jalan.
Setelah sepekan terakhir diwarnai aksi massa yang berujung kericuhan di sejumlah titik, situasi Ibu Kota Jakarta mulai kembali normal pada Rabu (3/9).
Kondisi tersebut terlihat dari kembali padatnya arus lalu lintas dan kemacetan di berbagai ruas jalan, yang menjadi penanda aktivitas warga kembali berjalan seperti biasa.
Pantauan di lokasi pukul 08.00 WIB, kepadatan lalu lintas mulai terlihat di jalan-jalan utama seperti tol dalam kota dan jalan arteri dengan dominasi kendaraan roda dua.
Tidak hanya itu, terpantau juga pengguna transportasi publik seperti TransJakarta dan kereta LRT yang mulai penuh.
Ibrahim(30) pegawai swasta yang berkantor di Kuningan mengaku kebijakan work from home (WFH) ditiadakan hari ini. Berbeda dengan dua hari sebelumnya yang masih diminta untuk tidak ke kantor.
"Kemarin dan Senin sempet WFH tapi hari ini udah diminta kembali ngantor," ujar dia saat hendak berangkat menggunakan transportasi LRT dari Stasiun Kampung Rambutan Jakarta Timur.
Senada dengan itu, Dandy juga menyampaikan hal yang sama. Dia pun harus memacu motornya dari rumahnya di Condet menuju Cikini.
"Jalanan sudah padat, kembali seperti biasa. Kalau kemarin saya tetap ngantor tapi jalanan sepi jadi tidak macet," tutur dia.
Sebagai informasi, sebelumnya Dinas Ketenagakerjaan Jakarta mengeluarkan imbauan kepada tiap perusahaan bisa menggunakan skema WFH selama sepekan ke depan, mulai dari tanggal 1 hingga 5 September 2025.
Hal itu dilakukan guna mengantisipasi aksi massa lanjutan yang dikhawatirkan kembali ricuh sehingga membahayakan keselamatan pekerja.
Namun demikian, imbauan tersebut bersifat situasional sehingga kebijakan untuk bekerja dari rumah dikembalikan ke perusahaan masing-masing.