Gunung Semeru Kembali Erupsi Letusan Capai 800 Meter
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Senin pagi. Kolom abu teramati setinggi 800 meter dengan status masih Waspada atau Level II.
Gunung Semeru, yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Senin (10/11) pagi.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, melaporkan bahwa letusan terjadi pada pukul 04.36 WIB, dengan tinggi kolom abu mencapai 800 meter di atas puncak atau sekitar 4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl).
“Terjadi erupsi G. Semeru pada pukul 04.36 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak atau 4.476 mdpl,” ujar Sigit dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang dikutip dari Antara.
Menurut Sigit, kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Aktivitas tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 131 detik.
Status Waspada
Aktivitas vulkanik Gunung Semeru dilaporkan masih tinggi. Berdasarkan pengamatan pada Minggu (9/11), tercatat 135 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10–23 mm dan lama gempa 54–156 detik.
Selain itu, juga terjadi 13 kali gempa guguran dengan amplitudo 2–8 mm berdurasi 37–100 detik.
Gunung Semeru hingga kini masih berstatus Level II (Waspada). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi bagi masyarakat di sekitar kawasan:
- Dilarang beraktivitas dalam radius 8 km dari puncak di sektor tenggara, sepanjang Besuk Kobokan.
- Dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di luar area tersebut, karena berpotensi terlanda awan panas dan lahar hingga jarak 13 km dari puncak.
- Tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari kawah, karena rawan lontaran batu pijar.
“Masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang sungai yang berhulu di puncak Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat,” imbau Sigit.