Gubernur Pramono Perkuat Vaksinasi Campak Lewat Posyandu
Pemprov DKI Jakarta memperkuat vaksinasi campak melalui Posyandu sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit serta meningkatkan kesadaran imunisasi masyarakat.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong peningkatan program vaksinasi campak sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit tersebut di wilayah ibu kota.
Upaya ini dilakukan dengan memperkuat peran Posyandu hingga tingkat wilayah.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan vaksinasi akan terus digalakkan seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap penyakit campak.
“Kalau pertanyaan campak itu, maka vaksinasi akan kami galakkan,” kata Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, langkah ini juga berkaitan dengan munculnya kelompok masyarakat yang menolak vaksin.
Pemerintah daerah berupaya meningkatkan edukasi agar masyarakat memahami pentingnya imunisasi.
Posyandu Didorong Aktif Sosialisasi Vaksin
Pramono menjelaskan Posyandu memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi ibu dan anak.
Ia menyebut tim Posyandu di berbagai tingkatan baru saja dilantik dan akan berperan dalam memperluas sosialisasi program vaksinasi.
“Kemarin kebetulan barusan dilantik tim Posyandu pada tingkat provinsi, tingkat kabupaten/kota, maka salah satu tugas utamanya adalah mensosialisasikan vaksin,” ungkapnya.
Selain program imunisasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memfokuskan perhatian pada dua isu kesehatan utama di ibu kota, yaitu stunting dan Tuberkulosis (TBC).
“Di Jakarta ini saya menyoroti ada dua hal yang menjadi konsentrasi Pemerintah DKI Jakarta yang berkaitan dengan kesehatan, yang pertama adalah TBC, yang kedua adalah stunting,” kata Pramono.