Gemilang! Lifter Indonesia Rizki Juniansyah Pecahkan Dua Rekor Dunia di SEA Games 2025
Lifter kebanggaan Indonesia, Rizki Juniansyah, berhasil pecahkan dua rekor dunia sekaligus di kategori 79 kg putra pada SEA Games 2025, Chonburi, Thailand. Simak detail prestasinya!
Lifter Indonesia Rizki Juniansyah kembali mengukir sejarah. Ia berhasil meraih medali emas pada final angkat besi SEA Games 2025. Prestasi gemilang ini diraih di kategori 79 kilogram putra, yang berlangsung di Chonburi Sports School, Chonburi, Thailand.
Keberhasilan ini tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai juara. Rizki Juniansyah juga berhasil memecahkan dua rekor dunia sekaligus. Pencapaian luar biasa ini terjadi pada Senin, 16 Desember, menunjukkan dominasinya di kancah angkat besi regional.
Dengan total angkatan 365 kilogram, Rizki melampaui rekor sebelumnya. Ia juga memecahkan rekor di angkatan clean and jerk. Kemenangan ini menjadi tonggak penting bagi karir sang atlet, yang kini menatap Olimpiade 2028 di Los Angeles.
Dominasi Gemilang dan Pecahnya Rekor Dunia
Rizki Juniansyah menunjukkan dominasi sejak awal kompetisi angkat besi. Angkatan snatch 160 kilogram yang berhasil ia lakukan memberikan fondasi kuat. Ini menempatkan Indonesia pada posisi terdepan di awal final.
Puncak penampilannya terjadi di angkatan clean and jerk. Ia sukses mengangkat beban seberat 205 kilogram. Angkatan ini langsung memecahkan rekor dunia pertama dalam kompetisi tersebut, sekaligus mengamankan medali emas.
Dengan total gabungan 365 kilogram, Rizki Juniansyah kembali mencetak sejarah. Ia memecahkan rekor dunia kedua, melampaui rekor sebelumnya yang tercatat 363 kilogram. Ini menegaskan keunggulannya di kelas ini.
Pesaing terdekatnya, Muhammad Erry Hidayat dari Malaysia, meraih perak dengan total angkatan 336 kilogram. Sementara itu, Natthawut Suepsuan dari Thailand memperoleh perunggu setelah mengangkat total 335 kilogram.
Strategi Cerdas dan Kesiapan Mental Fisik
Keberhasilan Rizki Juniansyah memecahkan rekor dunia bukanlah kebetulan semata. Ia mengungkapkan bahwa performa gemilangnya adalah hasil perencanaan matang yang dilakukan bersama pelatihnya.
Rizki awalnya berencana memecahkan rekor dunia di angkatan snatch. Namun, pelatihnya memberikan saran strategis untuk menghemat energi. "Saya berniat memecahkan rekor dunia di snatch, tetapi pelatih saya tidak mengizinkannya dan menyarankan saya untuk menyimpan tenaga untuk clean and jerk," ujarnya.
Saran tersebut terbukti sangat tepat. Angkatan snatch 160 kilogram terasa lebih santai baginya. Energi yang tersimpan kemudian digunakan secara optimal, menghasilkan rekor di angkatan clean and jerk.
Lifter muda ini juga menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental sebagai kunci sukses. Istirahat yang cukup, nutrisi yang tepat, serta dukungan kuat dari keluarga dan tim menjadi faktor penentu di SEA Games 2025.
Ambisi Masa Depan dan Kontribusi untuk Kontingen Indonesia
Setelah meraih kemenangan, Rizki Juniansyah menyatakan bahwa pencapaian ini adalah terobosan penting. Ini akan sangat berarti bagi karir masa depannya. Ia memiliki ambisi besar untuk berlaga di Olimpiade Musim Panas 2028 di Los Angeles.
"Saya merasa terharu dan bangga, tetapi tujuan utama saya adalah Olimpiade 2028 di Los Angeles. Target saya adalah berkompetisi di sana," ungkap Rizki. Pernyataan ini menunjukkan tekad kuatnya untuk terus berprestasi di kancah internasional.
Kontingen Indonesia di SEA Games 2025 sendiri terdiri dari 1.021 atlet yang berkompetisi di 49 cabang olahraga. Keberhasilan Rizki menambah pundi-pundi medali bagi negara, menunjukkan potensi besar atlet Indonesia.
Hingga Senin, 15 Desember, Indonesia menduduki peringkat kedua dalam perolehan medali sementara. Total 181 medali telah dikumpulkan, termasuk 52 emas, 65 perak, dan 64 perunggu, menunjukkan performa solid kontingen.
Sumber: AntaraNews