Warga berebut durian saat festival durian "Kenduren Wonosalam" di desa Wonosalam, Jombang, Jawa Timur, (23/ 02/ 2025). (AFP/ Juni Kriswanto)
ADVERTISEMENT
Kenduri durian yang sudah berlangsung sejak tahun 2012 dan berlangsung setiap tahun ini mempunyai makna sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan YME atas hasil panen durian dan buah-buahan lainnya. Tahun ini jumlahnya 2.025 butir durian, disesuaikan dengan angka tahun berlangsungnya kegiatan, dan dibagikan secara gratis kepada warga yang datang menyaksikan kenduri durian.
Kecamatan Wonosalam memang salah satu sentra buah durian di Jawa Timur denganberbagai macam varietas seperti Montong, Bido, Elang, Musangking serta varietas lokal. Tercatat terdapat sekitar 150 ribu pohon durian di Kecamatan Wonosalam.
Warga mengarak durian dan buah-buahan lainnya saat festival durian "Kenduren Wonosalam" di desa Wonosalam, Jombang, Jawa Timur, (23/ 02/ 2025). AFP/ Juni KriswantoWarga mengarak durian dan buah-buahan lainnya saat festival durian "Kenduren Wonosalam" di desa Wonosalam, Jombang, Jawa Timur, (23/ 02/ 2025). AFP/ Juni KriswantoWarga mengarak durian dan buah-buahan lainnya saat festival durian "Kenduren Wonosalam" di desa Wonosalam, Jombang, Jawa Timur, (23/ 02/ 2025). AFP/ Juni KriswantoWarga mengarak durian dan buah-buahan lainnya saat festival durian "Kenduren Wonosalam" di desa Wonosalam, Jombang, Jawa Timur, (23/ 02/ 2025). AFP/ Juni KriswantoWarga mengarak durian dan buah-buahan lainnya saat festival durian "Kenduren Wonosalam" di desa Wonosalam, Jombang, Jawa Timur, (23/ 02/ 2025). AFP/ Juni KriswantoWarga mengarak durian dan buah-buahan lainnya saat festival durian "Kenduren Wonosalam" di desa Wonosalam, Jombang, Jawa Timur, (23/ 02/ 2025). AFP/ Juni KriswantoWarga berebut mengarak durian saat festival durian "Kenduren Wonosalam" di desa Wonosalam, Jombang, Jawa Timur, (23/ 02/ 2025). AFP/ Juni KriswantoWarga membawa durian dan buah-buahan lainnya usai dibagikan gratis saat festival durian "Kenduren Wonosalam" di desa Wonosalam, Jombang, Jawa Timur, (23/ 02/ 2025). AFP/ Juni Kriswanto