FOTO: Industri Alas Kaki Nasional Melangkah Kencang, UMKM Jadi Penopang Utama
Pekerja menyelesaikan pembuatan sandal wanita di pabrik rumahan Pesan Sepatu Indonesia, Setu, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (7/11/2025).
Pekerja tampak tekun menyelesaikan pembuatan sandal wanita di pabrik rumahan Pesan Sepatu Indonesia, Setu, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (7/11/2025). Aktivitas itu mencerminkan geliat industri alas kaki nasional yang kian menggeliat di tengah pemulihan ekonomi.
Sektor kulit, barang dari kulit, dan alas kaki mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 8,3 persen pada triwulan pertama 2025 dibanding periode yang sama tahun lalu. Kinerja ekspor pun menunjukkan lonjakan positif. Selama Januari hingga Agustus 2025, nilai ekspor alas kaki Indonesia menembus 5,16 miliar dolar AS atau sekitar Rp86,2 triliun — naik 11,89 persen dari periode yang sama tahun 2024.
Kenaikan ini menjadi bukti meningkatnya daya saing produk alas kaki buatan Indonesia di pasar global, sekaligus memperkuat potensi ekonomi sektor manufaktur dalam negeri. Dukungan konsumen terhadap produk lokal dinilai berperan penting dalam memperluas pasar dan menjaga keberlanjutan industri.S
ebagai langkah memperkuat sektor riil, pemerintah menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi 2,3 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program ini diharapkan mampu menyerap hingga empat juta tenaga kerja baru di berbagai bidang. Dengan sinergi antara industri, UMKM, dan kebijakan pemerintah, sektor alas kaki nasional terus melangkah mantap menuju kemandirian ekonomi.