FOTO: Banjir Bandang Lumpuhkan Pidie Jaya, Jalur Darat Aceh–Sumut Terputus
Banjir bandang di Pidie Jaya memutus akses utama Aceh–Sumut dan memaksa ribuan warga mengungsi, Jumat (28/11/2025).
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Pidie Jaya melumpuhkan akses vital antara Aceh dan Sumatera Utara serta memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka.Banjir besar yang terjadi sejak Rabu hingga Kamis, 26–27 November 2025, menenggelamkan sebagian besar wilayah Pidie Jaya.
Aktivitas masyarakat terhenti, jalanan berubah menjadi aliran deras, dan hampir seluruh kecamatan mengalami dampak parah. Bencana ini menjadi salah satu banjir paling melumpuhkan dalam beberapa tahun terakhir.Jembatan utama pada ruas Banda Aceh–Medan di Meunasah Krueng Baroh, Meureudu, putus setelah diterjang derasnya arus. Terputusnya jalur nasional tersebut membuat ratusan bus antarkota, truk logistik, dan kendaraan pribadi tertahan berjam-jam di Meureudu.
Pemerintah Kabupaten Pidie menetapkan status Tanggap Darurat Banjir selama 14 hari setelah 94 gampong di 14 kecamatan terendam dan 4.571 jiwa mengungsi. Warga mengamankan diri ke meunasah, sekolah, dan rumah keluarga di wilayah yang lebih tinggi.
BPBD Pidie menyebut tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sungai meluap hingga menggenangi permukiman. Petugas gabungan dari BPBD, TNI/Polri, dan relawan masih terus melakukan evakuasi serta pendataan di sejumlah lokasi yang akses jalannya terputus.