Dukcapil Ungkap Jumlah Pendatang Baru ke Jakarta Pascaleberan 2026
Dukcapil DKI Jakarta akan menyediakan layanan administrasi kependudukan secara langsung untuk mendata pendatang baru setelah Lebaran 2026.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta akan melaksanakan layanan administrasi kependudukan (adminduk) dengan sistem jemput bola bagi pendatang baru setelah Lebaran 2026.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pendataan warga dapat dilakukan dengan akurat dan tertib. Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, menyatakan bahwa layanan jemput bola merupakan upaya pemerintah untuk memberikan kemudahan akses adminduk kepada pendatang baru yang tiba di ibu kota.
"Mulai tanggal 1 April sampai 20 April 2026, Disdukcapil bersama jajaran akan melaksanakan sosialisasi dan layanan adminduk jemput bola ke Pos RW," ungkap Denny kepada Liputan6.com pada Selasa (31/3/2026).
Menurut data dari Dukcapil, hingga 30 Maret 2026, jumlah pendatang baru yang masuk ke Jakarta sudah mencapai 967 jiwa. Diperkirakan, angka ini akan terus bertambah seiring berakhirnya masa libur Lebaran.
Oleh karena itu, melalui layanan jemput bola ini, pemerintah berupaya menjaga agar data kependudukan warga Jakarta tetap akurat dan mutakhir. Hal ini penting agar dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan publik, khususnya dalam penyediaan layanan dasar.
"Agar data kependudukan warga Jakarta menjadi akurat sehingga bisa digunakan sebagai bahan kebijakan dalam memberikan pelayanan dasar oleh Pemprov DKI Jakarta," tambah Denny.
Sosialisasi kepada Masyarakat
Dukcapil DKI Jakarta tidak hanya membuka layanan, tetapi juga melaksanakan sosialisasi kepada para pendatang baru agar mereka tertib dalam administrasi. Salah satu kewajiban yang harus dipenuhi adalah melapor kepada pengurus RT/RW dalam waktu 1x24 jam setelah kedatangan.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Dukcapil dengan pemerintah kota/kabupaten, kecamatan, dan kelurahan, sehingga proses pendataan dapat dilakukan secara proaktif, tidak hanya menunggu warga datang ke kantor layanan.
Menurut Denny, dengan pendekatan langsung ke lingkungan warga, diharapkan pendatang baru mau segera melaporkan diri dan mengurus dokumen kependudukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Sebagai kolaborasi antara Dukcapil dan Pemerintah Kota/Kab, Kecamatan dan Kelurahan untuk memberikan layanan adminduk kepada para pendatang baru pasca Lebaran," katanya. Dengan demikian, upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya administrasi kependudukan.