DPRD Jakarta Terima Laporan Banyak Anak Putus Sekolah, ini Reaksi Pramono Anung
Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DKI Jakarta, Lukmanul Hakim mengatakan menerima laporan terkait banyaknya anak putus sekolah.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung berjanji bakal mengambil tindakan soal laporan anggota DPRD DKI Jakarta terkait banyak anak Jakarta yang putus sekolah. Pramono berjanji akan menyelesaikan persoalan tersebut.
“Apakah itu putus karena memang tidak mau sekolah atau tidak mampu biayanya, kami akan selesaikan,” kata Pramono usai rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (4/8/2025).
Pramono menyampaikan keseriusannya dalam mendukung pendidikan anak-anak di Jakarta. Di Jakarta, kata Pramono hampir semua warga yang tergolong tidak mampu memperoleh Kartu Jakarta Pintar (KJP).
“Di Jakarta ini semuanya hampir warga yang tidak mampu kan sudah masuk di KJP, Kartu Jakarta Pintar, kami sudah membagi 707.622 siswa. Bahkan ijazah pun kita putihkan,” kata Pramono.
Sebelumnya, anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DKI Jakarta, Lukmanul Hakim mengatakan menerima laporan terkait banyaknya anak putus sekolah.
Hal ini disampaikan Lukmanul di sela interupsinya dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta hari ini. Adapun Lukmanul bertugas di daerah pemilihan (Dapil) 9 atau Jakarta Barat A, yang mencakup tiga kecamatan, yaitu Tambora, Cengkareng, dan Kalideres.
“Saya baru turun ke dapil dan saya mendapatkan laporan ada 15 anak di satu RW sekolahnya putus Pak Gubernur, masih ada putus sekolah di Jakarta,” kata Lukmanul.
Dia meminta Pemprov DKI Jakarta agar mendata hal tersebut. Lukmanul mendorong, agar Pemprov DKI Jakarta memberikan bantuan pendidikan tepat sasaran. “Masih banyak anak-anak yang masih butuh lingkungan sekolah,” ucap Lukmanul.