Sorot
{{caption}}
Meksiko vs Inggris Sedang Tanding, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 2026

{{caption}}
Magis Nobar Keliling, Melipat Kemewahan Jakarta di Atas Tikar

{{caption}}
Bupati Angkat Bicara Soal Sumur Minyak di Aceh Timur Meledak

{{caption}}
Oknum Nelayan di Jepara Palsukan 14 Dokumen Kapal Subsidi BBM

{{caption}}
Maroko Yang Belum Terhentikan

{{caption}}
Gunung Anak Krakatau Masih Berpotensi Erupsi, Warga Diminta Waspada

Topik Terkait
{{caption}}
Komdigi Blokir 3,4 Juta Situs Judi Online Sepanjang 2025-2026, Perputaran Uang Turun Jadi Rp286 Triliun

Perputaran uang judol telah mengalami penurunan sebesar 30 persen, menjadi Rp286 triliun dari Rp400 triliun pada tahun 2025.

{{caption}}
DPR Mendesak Pemblokiran Judi Online Tetap Diteruskan Meski Transaksi Menurun Drastis

Anggota DPR RI mendesak agar upaya pemblokiran judi online terus digencarkan, meskipun PPATK mencatat penurunan transaksi signifikan. Langkah ini krusial untuk melindungi masyarakat.

{{caption}}
Komdigi sebut Nilai Transaksi Judi Online Turun 80 Persen

PPATK menyebut terdapat penurunan nilai transaksi judi online pada kuartal 2025.

{{caption}}
Wamen Komdigi: Transaksi Judi Online Berpotensi Capai Rp700 Triliun

Nezar Patria menegaskan upaya pemberantasan judi online tersebut memerlukan sinergi dan kolaborasi.

{{caption}}
Jangan Coba-coba Main Judi Online, Pemerintah Bakal Pelototi Rekening Bank Masyarakat, Ketahuan Bakal Diblokir

Pemerintah melalui OJK telah memblokir 10 ribu rekening yang terindikasi dengan judi online.

{{caption}}
Menkominfo: Dalam Kurun Waktu 1 Tahun 2 Bulan, 3,4 Juta Konten Judi Online Ditutup

Jumlah pemblokiran akses judi online ini disebutnya naik berkali lipat dibandingkan sebelumnya.

{{caption}}
Tutup Jutaan Situs Judi Online, Menkominfo Klaim Berhasil Selamatkan Rp45 Triliun

Hasil penelusuran Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) angka transaksi akibat judi online adalah Rp327 triliun.

{{caption}}
Kirim Pantun Lewat SMS, Cara Kominfo Perangi Judi Online, Begini Isinya

Berikut isi pantun yang dikirim Kominfo pakai SMS.

{{caption}}
DPR: Satgas Judi Online Harus Tunjukkan Bukti Nyata Penindakan, Jangan Sekadar Retorika

Anggota Komisi III DPR Al Muzzammil Yusuf berharap pemerintah tidak sekadar retorika dalam memberantas judi online.

{{caption}}
Data PPATK: Transaksi Judi Online Lebih dari Rp600 T Dikirim ke Beberapa Negara

PPATK mencatat transaksi besar dari aktivitas judi online mencapai lebih dari Rp600 triliun

{{caption}}
2.700 Rekening dan 540 e-Wallet Terindikasi Judi Online

Kasus judi online akan terus ditindak dengan maksimal, termasuk melalui patroli siber.

{{caption}}
Kolaborasi Platform Digital Berantas Judi Online: Pengamat Dorong Keterlibatan Semua Pihak

Pengamat telekomunikasi Heru Sutadi menekankan pentingnya Kolaborasi Platform Digital Berantas Judi Online secara menyeluruh, melibatkan semua platform digital di Indonesia, tidak hanya Meta, untuk penanganan kejahatan siber yang lebih efektif.

{{caption}}
Strategi Penyebaran Judi Online Melalui Komentar Media Sosial Terungkap

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengungkap strategi canggih penyebaran judi online (judol) via spam komentar media sosial, menargetkan influencer regional dan bot, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor.

bot
{{caption}}
Tim Gabungan Komdigi Meta Kunci Efektif Berantas Judi Online

Pembentukan Tim Gabungan Komdigi Meta menjadi langkah strategis pemerintah dalam memerangi judi online, khususnya konten promosi di media sosial, dan mendorong kolaborasi lintas sektor, membuat pembaca penasaran akan efektivitasnya.

{{caption}}
Pakar Nilai Tim Khusus Berantas Judi Online Kunci Jembatan Koordinasi Lintas Sektor

Pembentukan Tim Khusus Berantas Judi Online oleh Komdigi bersama platform digital dinilai pakar sebagai langkah krusial untuk menjembatani koordinasi antarlembaga dan platform dalam menekan penyebaran konten ilegal.

{{caption}}
Tim Berantas Judi Online Desak Transparansi Platform, Pakar Ungkap Modus Baru Promosi

Pakar keamanan siber menyoroti peran krusial platform digital dalam memberantas judi online, mendesak Tim Berantas Judi Online untuk menegaskan transparansi moderasi konten guna mengatasi modus promosi baru yang kian marak.

{{caption}}
Komdigi dan Meta Bentuk Tim Khusus Perangi Judi Online di Media Sosial

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Meta membentuk tim khusus untuk perangi judi online, khususnya spam komentar yang meresahkan masyarakat di platform media sosial.

{{caption}}
DPR Dorong Pemberdayaan Perempuan UMKM Jadi Motor Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan

Anggota Komisi IX DPR RI menyerukan penguatan kapasitas Pemberdayaan Perempuan UMKM untuk menggerakkan ekonomi daerah, menekankan peran strategis mereka dalam menciptakan aktivitas ekonomi produktif dan berkelanjutan.

{{caption}}
Siti Zuhro Desak Pembahasan RUU Pemilu Demi Pemilu 2029 Berkualitas

Peneliti Utama Politik BRIN, Prof. Siti Zuhro, mendesak pembahasan RUU Pemilu dipercepat untuk mewujudkan Pemilu 2029 berkualitas, mengingat tahapan sudah akan dimulai.

{{caption}}
Anggota DPR Soroti Peran Relawan Pancasila dalam Memperkuat Persatuan Bangsa

Anggota DPR RI Maruli Siahaan menekankan Peran Relawan Pancasila sangat strategis untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di masyarakat, menjaga persatuan, dan mencegah intoleransi.

{{caption}}
Sinergi Komunikasi Kabinet Topang Kepercayaan Publik Terhadap Pemerintahan Prabowo

Anggota DPR RI Rizki Faisal menyoroti pentingnya sinergi komunikasi kabinet untuk menopang kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto, berdasarkan sentimen positif hasil monitoring digital.

{{caption}}
DPR RI Tegas Dukung UMKM Korban TikTok Shop, Desak Pengembalian Dana Rp3 Triliun

Anggota DPR RI menyuarakan dukungan penuh bagi UMKM yang menjadi korban dugaan pelanggaran TikTok Shop. Dana hasil bisnis UMKM senilai Rp3 triliun dilaporkan tertahan, memicu desakan DPR untuk penyelesaian.

{{caption}}
DPR Ingatkan Potensi Kenaikan Biaya Haji 2027, Efisiensi Layanan Jadi Kunci

Komisi VIII DPR RI menyoroti potensi kenaikan Biaya Haji 2027 akibat berbagai faktor, mendesak evaluasi menyeluruh dan efisiensi layanan demi meringankan beban jamaah.