Diskominfo Serang Libatkan Pelajar jadi Agen Digital untuk Cegah Penipuan dan Judi Online
Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Serang membentuk agen digital dari kalangan pelajar untuk mengedukasi masyarakat, khususnya dalam mencegah penipuan daring dan judi online yang kian marak.
Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Serang telah mengambil langkah proaktif dalam memerangi kejahatan siber. Mereka membentuk agen digital dari kalangan pelajar guna mengedukasi masyarakat luas mengenai keamanan siber. Inisiatif ini fokus pada pencegahan penipuan daring dan maraknya praktik judi online di tengah masyarakat.
Pembentukan agen digital ini merupakan bagian dari kegiatan Road Show Literasi Digital yang digelar Diskominfo Kabupaten Serang. Kegiatan tersebut berlangsung di SMAN 1 Ciruas pada Selasa (10/3), melibatkan siswa-siswi SMA/SMK sebagai garda terdepan. Para pelajar ini dibekali dengan kemampuan literasi digital yang komprehensif, bertujuan agar mereka mampu menjadi benteng informasi di lingkungan masing-masing.
Kepala Diskominfo Kabupaten Serang, Surtaman, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap digitalisasi. Digitalisasi bukan hanya sekadar euforia media sosial, melainkan juga memerlukan pemahaman mendalam tentang potensi risiko dan manfaatnya. Agen digital diharapkan dapat menanamkan kesadaran pentingnya keamanan siber sejak dini.
Peran Agen Digital dalam Edukasi Publik
Para agen digital yang berasal dari siswa-siswi SMA/SMK ini memiliki tugas penting dalam mengedukasi masyarakat. Mereka akan menyosialisasikan cara bermedia sosial yang beretika dan memberikan pemahaman mendalam. Edukasi ini mencakup upaya pencegahan penipuan daring hingga bahaya judi online yang semakin merajalela.
Selain fokus pada keamanan siber, agen digital juga berperan memperkenalkan layanan publik digital pemerintah. Salah satu contohnya adalah Aplikasi "Serang Bahagia" yang mengintegrasikan berbagai layanan penting. Aplikasi ini mencakup layanan kependudukan, kesehatan, hingga ketenagakerjaan, memudahkan akses masyarakat terhadap informasi dan pelayanan.
Surtaman menambahkan bahwa pembekalan literasi digital yang kuat sangat krusial bagi generasi muda. Dunia kerja di masa depan akan didominasi oleh digitalisasi, sehingga kecakapan digital menjadi modal utama. Kemampuan ini tidak hanya untuk keamanan, tetapi juga dapat mendatangkan pendapatan positif jika dimanfaatkan secara kreatif dalam pembuatan konten.
Perluasan Jangkauan Program Literasi Digital
Program agen digital ini telah menunjukkan kemajuan signifikan sejak diluncurkan. Hingga saat ini, inisiatif tersebut telah berjalan sukses di SMAN 1 Cikande, SMAN 1 Ciruas, dan Desa Pabuaran. Keberhasilan awal ini menjadi dasar untuk perluasan jangkauan program ke depannya.
Diskominfo Kabupaten Serang menjadwalkan perluasan jangkauan program ke seluruh wilayah Serang. Area yang menjadi target meliputi Serang Barat, Timur, Utara, dan Selatan. Perluasan ini direncanakan akan dimulai pada bulan Syawal hingga Desember 2026, menunjukkan komitmen jangka panjang Diskominfo.
Pada tahap awal perluasan, Diskominfo menargetkan untuk melatih 40 siswa dari 20 sekolah di berbagai wilayah. Selain menyasar sekolah umum, Diskominfo juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag). Koordinasi ini bertujuan untuk menjangkau pondok pesantren tingkat SMA agar mereka juga mendapatkan pembekalan literasi digital serupa.
Sumber: AntaraNews