Sorot
{{caption}}
Polisi Kerahkan 3 Peleton Pasukan ke Lokasi Pesawat Dibakar KKB

{{caption}}
Kebut Digitalisasi Pembelajaran, Pemerintah Targetkan 16.557 Sekolah Terkoneksi Internet di 2026

{{caption}}
Motif KKB Bakar Pesawat Pembawa Kemanusiaan di Yahukimo

{{caption}}
Indonesia-Belarus Sepakati Tujuh Kerja Sama Prioritas, Ini Sektornya

{{caption}}
Belarus Siap Dukung Swasembada Pangan Indonesia

{{caption}}
Pesawat Dibakar KKB, Penumpang Bawa Misi Agama dan Kemanusiaan

Topik Terkait
{{caption}}
Gubernur NTT Soal Murid SD Meninggal: Saya Malu, Kita Gagal

Gubernur NTT mengakui bahwa sistem yang ada saat ini dianggap gagal usai anak SD bunuh diri gara-gara urusan buku dan pensil.

{{caption}}
Bocah SD di NTT Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku, Kemensos Usut Pendamping PKH Lalai Tak Beri Keluarga Korban Bansos

Keluarga siswa berinisial YBS (10), itu ternyata tidak pernah menerima bantuan sosial (Bansos).

{{caption}}
Menteri Pigai Salahkan Warga, Kepala Desa hingga Bupati Buntut Anak SD Bunuh Diri: Mereka Masa Bodoh!

Pigai menegaskan pemerinta pusat terlebih Presiden Prabowo Subianto sudah menggelontorkan anggaran APBN ke daerah sesuai Pasal 34 UUD 1945.

{{caption}}
Buntut Siswa SD NTT Bunuh Diri, DPR Sebut Tamparan Keras bagi Negara, Mendikdasmen Siap-siap Dipanggil

Oleh sebab itu, tragedi yang menimpa siswa di NTT ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah.

{{caption}}
Keras! Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Puan Sebut Ini Tamparan bagi Negara

Puan menekankan bahwa program pendidikan pemerintah yang hanya menyediakan layanan sekolah gratis belum cukup.

{{caption}}
Presiden Prabowo Beri Atensi Serius Insiden Tragis Siswa SD di NTT

Insiden tragis seorang siswa SD di NTT yang mengakhiri hidupnya telah menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto, mendorong pemerintah berkoordinasi untuk mencegah kejadian serupa dan meningkatkan kepedulian sosial.

{{caption}}
Bocah SD di NTT Gantung Diri, Pimpinan DPR Mengaku Jadi Pukulan Berat

Pimpinan DPR menanggapi insiden seorang bocah SD di NTT bunuh diri karena masalah ekonomi.

{{caption}}
Anak SD Gantung Diri Karena Tak Bisa Beli Alat Tulis, PDIP: Evaluasi Menyeluruh Pendidikan di Daerah

Politikus PDIP ini menyampaikan, pendidikan adalah hak konstitusional setiap warga negara yang wajib dijamin sepenuhnya oleh negara tanpa terkecuali.

{{caption}}
Ironi di Negeri Seribu Bukit

Kasus YBS menyedot perhatian publik setelah terungkap korban mengakhiri hidup karena tak mampu membeli buku dan pena seharga di bawah Rp10 ribu.

{{caption}}
PKB: Tamparan Keras di Tengah Jargon Indonesia Emas 2045, Ada Anak Bunuh Diri karena Tidak Mampu Beli Alat Tulis

Peristiwa tragis ini bukan sekadar persoalan individu atau keluarga, melainkan cermin nyata ketidakadilan sosial dan lemahnya sistem perlindungan.

{{caption}}
Bocah SD di NTT Gantung Diri, Ini Respons Mensos

Mensos Saifullah Yusuf menyampaikan duka cita atas tewasnya siswa SD di Ngada dan menegaskan penguatan data serta pendampingan keluarga rentan.

{{caption}}
Remaja di Cirebon Nekat Bunuh Diri Karena Tak Bisa Bayar Sekolah Kini Diangkat Dedi Mulyadi jadi Anak

Remaja itu nekat bunuh diri karena tak bisa melanjutkan sekolah di tingkat SMA. Orang tua remaja itu terkendala urusan ekonomi.

{{caption}}
Miris, Fakta Baru Ungkap Anak SD di Ngada Bunuh Diri Tak Terima Bantuan PIP selama 3 Tahun Berturut-turut

Fakta baru dan miris terungkap. Anak SD di Ngada bunuh diri tak terima Program Indonesia Pintar (PIP) selama 3 tahun berturut-turut.

{{caption}}
Istana Sampai Sentil Para Kepala Desa, Wajib Monitor Warga Miskin Buntut Anak SD di Ngada Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku

Kepala desa, kepala dusun didesak proaktif, monitoring warga tak mampu buntut anak SD di Ngada gantung diri gara-gara tak mampu beli buku.