Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, kepala desa harus aktif memantau serta mengawasi kondisi kelompok masyarakat rentan. Terutama warga yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.
Menurut Prasetyo, langkah proaktif di tingkat desa dan kelurahan akan membantu pemerintah pusat mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus memastikan kehadiran negara bagi masyarakat kurang mampu.
"Kepala desa atau kepala dusun yang terus-menerus melakukan monitoring dan melaporkan manakala ada warganya yang belum termasuk atau belum tercatat sebagai penerima manfaat dari program-program pemerintah," kata Prasetyo, Kamis (5/2).
Ia menyebut, pemantauan aktif tersebut juga diharapkan dapat mencegah terulangnya peristiwa-peristiwa memprihatinkan, seperti yang baru-baru ini terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Belakangan ini, media massa dan sosial dikejutkan oleh kabar dari Kabupaten Ngada, NTT. Di sana seorang siswa SD mengakhiri hidupnya karena diduga tidak mampu membeli buku dan pena untuk keperluan sekolah.
Advertisement
Cegah Kejadian Berulang
"Kami memastikan, kalaupun belum bisa kita berdayakan secara mandiri, tetapi kehadiran atau intervensi pemerintah harus kita pastikan untuk menyentuh ke seluruh lapisan, terutama yang paling bawah, sehingga kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang kembali," ujarnya.
Advertisement
Jadi Bahan Evaluasi
Prasetyo mengungkapkan, pemerintah menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pengentasan kemiskinan yang selama ini dijalankan.
"Ini bagian dari yang harus kita evaluasi secara menyeluruh gitu. Masalah pendataan, masalah laporan, termasuk kepedulian sosial kita," pungkasnya.