Daniil Medvedev Telan Double Bagel Pertama Kali Sepanjang Karier di Monte Carlo Masters
Petenis top dunia, Daniil Medvedev, menelan kekalahan memalukan 'double bagel' 0-6, 0-6 untuk pertama kalinya sepanjang kariernya di Monte Carlo Masters, memicu pertanyaan besar tentang performanya di lapangan tanah liat.
Petenis Rusia Daniil Medvedev mencatatkan rekor yang tidak diinginkan, menelan kekalahan “double bagel” atau skor 0-6, 0-6 untuk pertama kali sepanjang kariernya. Momen memalukan ini terjadi saat ia berhadapan dengan Matteo Berrettini di putaran kedua Monte Carlo Masters, Prancis, pada hari Rabu.
Kekalahan telak ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Medvedev adalah salah satu petenis papan atas dunia yang dikenal dengan servis kuatnya dan performa konsisten. Hasil ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kesiapannya di turnamen lapangan tanah liat.
Meski Medvedev sebelumnya berhasil mengalahkan petenis peringkat satu dunia, Carlos Alcaraz, dalam perjalanannya menuju final BNP Paribas Open bulan lalu, performanya di Monte Carlo Masters kali ini jauh di bawah standar.
Analisis Kekalahan Telak Daniil Medvedev
Sepanjang pertandingan, Daniil Medvedev menunjukkan performa yang sangat buruk, terutama pada servisnya. Ia hanya berhasil memenangi sembilan poin dari servisnya sendiri, sebuah angka yang sangat rendah untuk seorang petenis kaliber dirinya.
Persentase masuk servis pertamanya juga sangat rendah, hanya mencapai 36 persen. Statistik ini menunjukkan bahwa Medvedev kesulitan menemukan ritme dan akurasi servis, yang merupakan fondasi penting dalam permainannya.
Dari total 67 poin yang dimainkan dalam 12 gim, Medvedev hanya mampu mencatatkan 17 poin. Ini mengindikasikan dominasi mutlak dari lawannya, Matteo Berrettini, dan ketidakmampuan Medvedev untuk memberikan perlawanan berarti. Meskipun Medvedev kerap tampil kurang bagus di lapangan tanah liat, penampilannya kali ini jauh melampaui masalah permukaan lapangan, karena identitas permainannya yang identik dengan servis kuatnya benar-benar tidak terlihat.
Performa Gemilang Matteo Berrettini
Di sisi lain, Matteo Berrettini menunjukkan performa yang luar biasa dan nyaris sempurna. Ia sendiri mengakui bahwa pertandingan ini adalah salah satu yang terbaik dalam hidupnya.
“Saya rasa ini salah satu pertandingan terbaik dalam hidup saya; saya hanya membuat tiga kesalahan. Tidak mudah melawan pemain sekuat Daniil,” ujar Berrettini, seperti dikutip dari The Athletic. Ia menambahkan bahwa strategi permainannya berjalan sempurna, dan senjata-senjatanya bekerja dengan sangat baik.
Kemenangan “double bagel” ini menjadi catatan bagus bagi Berrettini. Ini merupakan kemenangan “double bagel” pertama baginya, dan juga yang pertama di Tur ATP sejak Monte Carlo Masters tahun lalu.
Reaksi Emosional dan Rekor Double Bagel
Setelah dikalahkan Berrettini, Daniil Medvedev melampiaskan emosinya dengan memukulkan raket tenisnya dan membantingnya ke papan pembatas. Ia kemudian membuang raketnya ke tempat sampah, menunjukkan tingkat frustrasi yang tinggi.
Kemenangan “double bagel” atau skor 6-0, 6-0 adalah istilah dalam tenis yang menggambarkan kemenangan di mana salah satu pemain tidak memenangkan satu gim pun dalam dua set. Hasil ini merupakan indikator dominasi mutlak dan sangat jarang terjadi di level profesional. Kemenangan 6-0, 6-0 atas petenis peringkat 10 besar dunia seperti Medvedev ini menjadi salah satu dari hanya lima kemenangan serupa yang tercatat sejak peringkat ATP diperkenalkan pada tahun 1973.
Sumber: AntaraNews