Calon Haji Kabupaten Bandung Kloter 24 KJT Bertolak ke Jeddah via Kertajati
Ratusan calon haji Kabupaten Bandung dari Kloter 24 KJT mulai diberangkatkan menuju Jeddah melalui Bandara Kertajati, menandai dimulainya perjalanan ibadah haji 2026.
Sebanyak 445 calon haji asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang tergabung dalam Kloter 24 KJT telah diberangkatkan menuju Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu (10/5). Pemberangkatan ini dilakukan melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, menandai dimulainya rangkaian ibadah haji mereka. Para jamaah sebelumnya telah menjalani proses embarkasi di Asrama Haji Indramayu sebelum keberangkatan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bandung, Dudi Suryadarma, menjelaskan bahwa kloter ini dijadwalkan terbang pada pukul 17.30 WIB. Dirinya menyatakan, "Kloter 24 ini berjumlah 445 orang dan dijadwalkan terbang menuju Jeddah dari BIJB Kertajati pada hari ini pukul 17.30 WIB." Total jamaah haji dari Kabupaten Bandung pada musim haji 2026 ini mencapai 582 orang, termasuk calon haji mutasi dari luar daerah.
Dudi Suryadarma menambahkan, "Jumlah asli jamaah Kabupaten Bandung sebanyak 496 orang. Namun ada jamaah mutasi dari luar daerah sehingga total pemberangkatan menjadi 582 orang." Proses pemberangkatan berjalan lancar dengan dukungan penuh dari berbagai pihak terkait. Persiapan matang telah dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan seluruh jamaah selama perjalanan.
Proses Pemberangkatan dan Jumlah Jamaah Haji
Pemberangkatan calon haji Kabupaten Bandung Kloter 24 KJT menjadi momen penting bagi para jamaah. Mereka memulai perjalanan suci dari BIJB Kertajati, sebuah fasilitas modern yang mendukung kelancaran operasional haji. Seluruh jamaah telah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan dan administrasi yang ketat.
Dudi Suryadarma dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bandung menegaskan bahwa koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan pusat sangat vital. Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap tahapan pemberangkatan berjalan sesuai prosedur. Kelancaran proses ini diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi para calon haji.
Total 582 calon haji Kabupaten Bandung akan menunaikan ibadah di Tanah Suci tahun ini. Angka ini mencakup jamaah reguler dan mereka yang melakukan mutasi daerah. Keberadaan jamaah mutasi menunjukkan fleksibilitas dalam sistem pemberangkatan haji.
Pesan Bupati dan Kondisi Jamaah
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, berpesan kepada seluruh jamaah untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan. Pesan ini sangat ditekankan, terutama bagi calon haji lanjut usia yang memerlukan perhatian ekstra selama di Arab Saudi. Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen memantau kondisi mereka.
Dadang Supriatna menegaskan, "Insyaallah kami akan terus memantau kondisi jamaah selama di tanah suci." Pemantauan akan dilakukan secara berkelanjutan, meliputi pelayanan kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya selama jamaah berada di Tanah Suci. Mayoritas jamaah pada kloter ini didominasi oleh perempuan dan lansia, dengan sekitar 80 orang merupakan jamaah lanjut usia. Calon haji termuda berusia 14 tahun.
Dadang Supriatna juga menyoroti penurunan kuota haji Kabupaten Bandung untuk tahun 2026. Kuota turun drastis dari sekitar 2.500 orang menjadi 547 orang. Penurunan kuota ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dalam upaya memenuhi kebutuhan ibadah haji warganya.
Sumber: AntaraNews