Brace Marcus Thuram Bawa Inter Milan Kalahkan Ajax 2-0 di Liga Champions
Marcus Thuram menjadi bintang dengan brace-nya, membawa Inter Milan mengalahkan Ajax 2-0 di laga perdana Liga Champions. Bagaimana Inter memulai kampanye Eropa mereka dengan gemilang?
Inter Milan berhasil memulai kampanye Liga Champions musim ini dengan hasil positif. Mereka sukses meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas tuan rumah Ajax Amsterdam. Laga fase liga ini digelar di Johan Cruyff ArenA pada Kamis dini hari WIB.
Penyerang andalan Nerazzurri, Marcus Thuram, tampil sebagai pahlawan dalam pertandingan tersebut. Ia mencetak dua gol krusial yang memastikan tiga poin penuh bagi timnya. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Inter di kompetisi elite Eropa.
Hasil positif ini menempatkan Inter di posisi kelima klasemen sementara Liga Champions dengan tiga poin. Mereka bersaing ketat dengan klub-klub besar lainnya yang juga mengoleksi poin serupa. Sementara itu, Ajax harus puas tertahan di peringkat ke-34 tanpa poin.
Dominasi Awal dan Drama VAR di Babak Pertama
Inter Milan langsung menunjukkan agresivitasnya sejak peluit kick-off dibunyikan. Federico Dimarco dan Marcus Thuram segera menciptakan peluang berbahaya di menit-menit awal pertandingan. Namun, kiper Ajax, Vitezslav Jaros, masih sigap menggagalkan upaya tersebut.
Pertandingan kemudian berlangsung dengan tempo yang cukup ketat dan seimbang. Kedua tim sama-sama kesulitan untuk menciptakan peluang matang yang bisa mengancam gawang lawan. Situasi ini bertahan hingga pertengahan babak pertama.
Marcus Thuram kembali memiliki kesempatan emas pada menit ke-32 melalui tembakan menyilang mendatar. Sayangnya, bola melenceng tipis dari gawang Ajax, membuat skor masih tetap imbang tanpa gol.
Dua menit berselang, Inter sempat mendapatkan hadiah penalti setelah Thuram dijatuhkan oleh Youri Baas. Akan tetapi, keputusan wasit Michael Oliver dibatalkan setelah peninjauan VAR. Peninjauan tersebut menunjukkan bahwa Thuram lebih dulu melakukan pelanggaran dengan menarik jersey Baas.
Brace Marcus Thuram Pecah Kebuntuan dan Gandakan Keunggulan
Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-42. Marcus Thuram berhasil membawa Inter unggul 1-0 melalui sundulan akurat. Gol ini tercipta berkat umpan sepak pojok yang terukur.
Keunggulan satu gol tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. Inter Milan berhasil mengamankan posisi memimpin saat jeda pertandingan.
Memasuki babak kedua, Inter Milan tidak membuang waktu untuk menggandakan keunggulan. Hanya berselang satu menit setelah babak kedua dimulai, Marcus Thuram kembali menjadi momok bagi pertahanan Ajax.
Thuram mencetak gol keduanya melalui sundulan keras dari situasi sepak pojok yang serupa. Gol ini mengubah kedudukan menjadi 2-0 untuk keunggulan Nerazzurri, memberikan tekanan besar kepada tim tuan rumah.
Pertahanan Kokoh Inter dan Posisi di Klasemen
Setelah tertinggal dua gol, Ajax Amsterdam berusaha keras untuk bangkit dan mengejar ketertinggalan. Mereka mencoba melancarkan beberapa serangan untuk mencetak gol balasan. Namun, rapatnya barisan pertahanan Inter Milan terbukti sangat sulit ditembus oleh para pemain Ajax.
Kiper Inter, Yann Sommer, juga tampil solid sepanjang pertandingan, menggagalkan beberapa upaya Ajax. Alhasil, tim tuan rumah tidak mampu mencetak satu pun gol balasan hingga peluit akhir dibunyikan. Inter pun berhasil mengunci kemenangan 2-0.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Inter Milan untuk melanjutkan kiprah mereka di kompetisi elite Eropa. Mereka kini memiliki kepercayaan diri tinggi untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.
Berdasarkan laman resmi UEFA, hasil ini menempatkan Inter Milan di posisi kelima klasemen sementara Liga Champions dengan tiga poin. Sementara itu, Ajax terpaksa harus mendekam di peringkat ke-34 tanpa poin, menandai awal yang sulit di fase grup.
Susunan Pemain
Ajax: Vitezslav Jaros; Elias Gaaei, Ko Itakura, Youri Baas, Owen Wijndal; Davy Klaassen, Kenneth Taylor, Bart Regeer; Amourricho Edvardsen, Wout Weghorst, Mika Godts.
Inter Milan: Yann Sommer; Manuel Akanji, Stefan de Vrij, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, Henrikh Mkhitaryan, Federico Dimarco; Marcus Thuram, Sebastiano Esposito.
Sumber: AntaraNews