Bertemu Putin, Prabowo Ucapkan Terima Kasih atas Dukungan Rusia untuk Indonesia di BRICS
Sementara Putin mengaku senang dapat kembali bertemu dengan Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto menemui Presiden Vladimir Putin di Istana Constantine, St Petersburg, Rusia, Kamis (19/6). Prabowo menyampaikan terima kasih karena Rusia telah mendukung keanggotaan penuh Indonesia di kelompok ekonomi BRICS (Brazil, Rusia, India, China, Afrika Selatan).
"Juga saya berterima kasih Rusia mendukung Indonesia menjadi anggota BRICS penuh dengan waktu yang sangat cepat," kata Prabowo saat melakukan pertemuan dengan Presiden Putin sebagaimana disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (19/6).
Dia mengaku ingin hadir di KTT ke-16 BRICS di Kazan pada Oktober 2024 lalu. Namun, Prabowo mengatakan saat itu dirinya baru dilantik sebagai Presiden RI dan harus melantik kabinetnya.
"Sesungguhnya saya ingin hadir langsung di KTT Kazan tapi pada saat itu saya baru dilantik satu hari dan saya harus melantik kabinet saya," ujarnya.
Hubungan RI-Rusia Menguat
Meski begitu, Prabowo menyebut hubungan Indonesia-Rusia terus meningkat. Wakil Perdana Menteri Rusia, Denis Manturov dan Menteri Luar Negeri RI Sugiono sering berkunjung ke Jakarta maupun Rusia.
"Pejabat-pejabat senior dari Rusia datang terus. Saya sudah berjumpa dengan Wakil Perdana Menteri Manturov tahun ini. Saya kira sudah di Jakarta sudah dua kali, di Saint Petersburg 1 kali. Menteri Luar Negeri saya sudah tiga kali, belum 1 tahun sudah 3 kali ke Rusia. Jadi hubungan kita meningkat terus," tutur Prabowo.
Sementara itu, Presiden Putin mengaku senang dapat kembali bertemu dengan Prabowo. Dia berharap Indonesia bisa memberikan sumbangsih besar dalam keanggotaan BRICS.
"Indonesia menjadi anggota penuh di BRICS. Dan harapan saya kepada Indonesia dapat memberikan sumbangan besar dalam kegiatan organisasi ini. Kami sangat senang bertemu Bapak di sini. Selamat datang," jelas Presiden Putin.