Baznas Distribusi Iftar 400 Paket Makanan untuk Pemulung di Jakarta Selatan
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Distribusi Iftar berupa 400 paket makanan siap santap bagi warga prasejahtera di Kampung Gasong, Tebet, Jakarta Selatan, untuk meringankan beban selama Ramadan.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah menyalurkan 400 paket makanan siap santap untuk berbuka puasa kepada warga prasejahtera. Pembagian ini dilakukan di Kampung Gasong, yang dikenal sebagai permukiman pemulung, di wilayah Tebet, Jakarta Selatan. Inisiatif ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu selama bulan suci Ramadan.
Pembagian paket iftar ini merupakan bagian dari upaya Baznas untuk memastikan warga dapat berbuka puasa dengan makanan yang layak. Program ini juga menunjukkan komitmen Baznas dalam menyalurkan amanah zakat kepada mereka yang membutuhkan. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 27 Februari 2026.
Kepala Divisi Distribusi dan Pendayagunaan Baznas, Saidah Sakwan, menyatakan bahwa program ini adalah wujud kepedulian terhadap kesejahteraan umum. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan serta memenuhi kebutuhan dasar warga di permukiman tersebut.
Program Ramadan Tahunan Baznas untuk Kesejahteraan Umat
Saidah Sakwan menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program tahunan Baznas yang berfokus pada penyediaan makanan Ramadan. Program ini secara khusus menargetkan komunitas yang berjuang melawan kemiskinan di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan hidangan berbuka puasa.
“Kami menyalurkan amanah zakat yang dipercayakan kepada Baznas ke dalam program kesejahteraan masyarakat, termasuk penyediaan makanan Ramadan bagi warga prasejahtera seperti di Kampung Gasong, untuk memastikan mereka dapat berbuka puasa dengan makanan yang layak,” ujar Saidah Sakwan. Hal ini menjamin mereka dapat berbuka puasa dengan makanan yang memadai dan bergizi.
Program makanan Ramadan ini dirancang untuk menjangkau populasi pedesaan maupun perkotaan. Baznas menyadari bahwa ketimpangan ekonomi yang parah masih menjadi masalah serius di banyak wilayah. Oleh karena itu, bantuan ini sangat penting untuk mengurangi kesenjangan sosial.
Kampung Gasong, Prioritas Bantuan Baznas di Perkotaan
Kampung Gasong dipilih sebagai lokasi prioritas untuk penyaluran bantuan ini karena kondisi sosial dan ekonominya yang memprihatinkan. Saidah Sakwan menekankan bahwa wilayah perkotaan juga tidak luput dari disparitas ekonomi yang parah. Pemilihan lokasi ini menunjukkan perhatian Baznas terhadap masalah kemiskinan di perkotaan.
“Program ini juga melayani wilayah perkotaan karena kami menyadari bahwa mereka tidak terhindar dari disparitas ekonomi yang parah. Kampung Gasong dipilih sebagai lokasi prioritas karena kondisi sosial dan ekonominya yang mengkhawatirkan,” jelas Sakwan. Warga di Kampung Gasong telah lama menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih dan sistem sanitasi yang layak.
Selain itu, kondisi perumahan yang tidak layak huni juga menjadi tantangan serius bagi penduduk setempat. Situasi ini menggarisbawahi urgensi intervensi lebih lanjut dari berbagai pemangku kepentingan terkait. Baznas berharap program ini dapat menjadi pemicu bagi pihak lain untuk turut serta memberikan bantuan.
Apresiasi Warga atas Kepedulian Baznas
Program Ramadan ini disambut baik oleh warga Kampung Gasong, yang merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan makanan iftar. Salah seorang pemulung berusia 76 tahun, Cipto, menyampaikan rasa syukurnya atas makanan yang diterima. Ia menganggap bantuan ini sebagai bukti nyata kepedulian terhadap kaum miskin.
Cipto, yang telah tinggal di Kampung Gasong selama lebih dari 30 tahun bersama istri dan anak-anaknya, mengungkapkan kebahagiaannya. “Alhamdulillah, Baznas dan para donatur peduli kepada kami,” ujarnya, menyuarakan harapan agar bantuan terus berlanjut bagi warga desa.
Rasa syukur dan harapan yang diungkapkan oleh Cipto menunjukkan dampak positif dari program Baznas. Bantuan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga memberikan semangat dan rasa dihargai kepada warga prasejahtera. Keberlanjutan program semacam ini sangat diharapkan untuk terus mendukung komunitas yang rentan.
Sumber: AntaraNews