Basarnas Lanjutkan Pencarian Korban Longboat Tenggelam di Halsel, Satu Orang Masih Hilang
Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban longboat tenggelam di perairan Bibinoi, Halmahera Selatan. Satu korban masih hilang, Basarnas berharap segera ditemukan.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate melanjutkan operasi pencarian korban kecelakaan laut di perairan Desa Bibinoi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Insiden ini melibatkan sebuah longboat yang tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi pada Jumat, 23 Januari 2026.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menyatakan bahwa tim gabungan masih berupaya menemukan satu korban yang dinyatakan hilang dari total 59 penumpang. Sebanyak 57 orang berhasil dievakuasi selamat, sementara satu orang ditemukan meninggal dunia.
Pencarian intensif telah dilakukan sejak laporan diterima hingga malam hari, namun sempat dihentikan sementara karena kondisi cuaca ekstrem. Operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada Sabtu pagi, 24 Januari 2026, pukul 06.00 WIT.
Kronologi Insiden Longboat Tenggelam
Informasi awal mengenai insiden longboat tenggelam diterima Basarnas dari Kepala Desa Bibinoi pada Jumat, 23 Januari 2026, sekitar pukul 14.00 WIT. Longboat nahas tersebut diketahui berangkat dari Pelabuhan Babang dengan tujuan Desa Piga Raja, Halmahera Selatan.
Dalam perjalanannya, longboat dihantam gelombang tinggi saat melintasi perairan di depan Desa Bibinoi hingga akhirnya tenggelam. Respon cepat dari masyarakat setempat menjadi kunci dalam upaya penyelamatan awal.
Menindaklanjuti laporan ini, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Halmahera Selatan segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Personel bergerak melalui jalur darat ke Desa Babang, kemudian melanjutkan perjalanan ke perairan Desa Bibinoi menggunakan speed boat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) untuk melaksanakan operasi SAR.
Upaya Pencarian dan Evakuasi Korban Longboat Halsel
Tim SAR gabungan telah bekerja keras untuk menemukan korban yang masih hilang dalam insiden longboat tenggelam ini. Meskipun kondisi cuaca sempat menjadi kendala, upaya pencarian terus dioptimalkan.
Dari 59 penumpang longboat, 57 orang berhasil diselamatkan dan dievakuasi dengan selamat. Sayangnya, satu korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dan satu orang lainnya masih dalam proses pencarian intensif.
Iwan Ramdani menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang terlibat, khususnya masyarakat Desa Bibinoi yang sigap memberikan pertolongan pertama. Kecepatan respons warga sangat membantu dalam menyelamatkan banyak penumpang.
Kolaborasi Tim SAR Gabungan
Operasi pencarian dan pertolongan ini melibatkan berbagai unsur dari Basarnas Ternate dan instansi terkait. Kolaborasi yang solid sangat penting dalam menghadapi tantangan di lapangan.
Unsur-unsur yang terlibat antara lain Tim Rescue USS Halmahera Selatan, Polairud Polres Halmahera Selatan, Pos TNI Angkatan Laut Halmahera Selatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan. Selain itu, Polres Halmahera Selatan, Bhabinkamtibmas Desa Bibinoi, dan Babinsa setempat juga turut serta.
Basarnas berharap pada pelaksanaan pencarian hari kedua, korban terakhir yang masih hilang dapat segera ditemukan. Koordinasi yang baik antar semua pihak diharapkan dapat mempercepat proses penemuan.
Sumber: AntaraNews