Ini kekuatan Basarnas Cari Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali
Badan SAR Nasional (Basarnas) melakukan pencarian para korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di selat Bali, Kamis (3/7).
Badan SAR Nasional (Basarnas) melakukan pencarian para korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di selat Bali, Kamis (3/7). Basarnas mengerahkan sembilan unit kapal SAR untuk mencari puluhan penumpang.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan, operasi pencarian dilakukan bersama tim petugas gabungan Basarnas, TNI/Polri dan potensi SAR laut lainnya dengan mengerahkan sembilan unit kapal.
Basarnas mengkonfirmasi hingga pukul 08.00 WIB tadi tercatat 23 orang penumpang ditemukan selamat dan empat orang meninggal dunia. Seluruh korban yang berhasil dievakuasi langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.
"Korban selamat sebagian naik sekoci dan sebagian lagi dibantu kapal lain yang melintas. Saat ini kondisi di lokasi kejadian cukup kondusif meski gelombang laut masih cukup tinggi," kata Nanang. Dikutip dari Antara.
Menurut dia, korban selamat sementara ditangani tim SAR gabungan bersama pihak ASDP di Pelabuhan Gilimanuk. Sementara itu, upaya pencarian terhadap 38 orang lainnya yang masih dinyatakan hilang terus dilanjutkan dengan memperluas area pencarian.
"Jika hari ini belum ditemukan, maka pencarian akan diperluas lagi sesuai rencana operasi. Cuaca saat ini cukup baik untuk mendukung pencarian," ujarnya.
Kapal RIB
Salah satu kapal yang dikerahkan Basarnas adalah kapal RIB (Rigid Inflatable Boat).
Kapal RIB menggabungkan struktur keras di bagian dasar dengan karet atau bahan plastik di sekelilingnya. Kemampuan kapal ini bisa memberikan kecepatan dan stabilitas di laut tenang maupun berombak.
Pengerahan Personel
Basarnas Bali ikut membantu pencarian penumpang KMP Tunu Pratama Jaya rute Ketapang Banyuwangi menuju Gilimanuk yang tenggelam di Selat Bali.
"Tim rescue dari Pos SAR Jembrana dikerahkan untuk melakukan upaya pencarian terhadap penumpang kapal yang tenggelam di Selat Bali tersebut," kata Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya.
Sebanyak empat orang personel diantaranya tiga orang anggota Basarnas dan satu anggota TNI AL Gilimanuk dikerahkan menuju koordinat terakhir kapal.
Menggunakan rigid inflatable boat (RIB) pada pukul 02.50 Wita dini hari tadi keempat personel bergerak membantu pencarian penumpang di kasus kapal tenggelam ini.