Barcelona Kampiun Piala Super Spanyol 2026, Taklukkan Real Madrid 3-2
Barcelona berhasil meraih gelar Piala Super Spanyol ke-16 usai menundukkan rival abadi Real Madrid 3-2 dalam laga final sengit, memperkuat dominasi mereka di ajang ini.
Barcelona sukses merengkuh trofi Piala Super Spanyol 2026 setelah mengalahkan Real Madrid dengan skor tipis 3-2. Pertandingan final yang penuh drama ini berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Minggu waktu setempat.
Kemenangan ini menandai gelar ke-16 bagi Barcelona dalam sejarah Piala Super Spanyol, menegaskan dominasi mereka di kompetisi tersebut. Laga El Clasico ini menyajikan jual beli serangan yang mendebarkan sejak menit awal.
Gol-gol kemenangan Barcelona dicetak oleh Raphinha yang memborong dua gol dan Robert Lewandowski, sementara Real Madrid sempat menyamakan kedudukan melalui Vinicius Junior dan Gonzalo Garcia. Hasil ini menjadi penutup manis bagi Barcelona di ajang bergengsi tersebut.
Drama Lima Gol di Laga Puncak
Pertandingan dimulai dengan inisiatif menyerang dari Real Madrid, yang langsung memberikan ancaman melalui tendangan Vinicius Junior. Namun, kiper Barcelona, Joan Garcia, sigap mengamankan bola tersebut. Tak lama berselang, Barcelona membalas dengan tembakan Raphinha, meskipun bola masih melebar dari gawang Madrid.
Barcelona akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-36 melalui aksi individu Raphinha yang berhasil menaklukkan kiper Madrid, Thibaut Courtois, mengubah skor menjadi 1-0. Keunggulan Barcelona tidak bertahan lama, sebab Vinicius Junior berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit 45+2 setelah melewati beberapa pemain Barca.
Hanya dua menit berselang, Barcelona kembali unggul berkat gol Robert Lewandowski yang menyambut umpan dari Pedri, membuat skor berubah menjadi 2-1 di menit 45+4. Namun, drama belum berakhir, Gonzalo Garcia kembali menyamakan kedudukan untuk Madrid menjadi 2-2 pada menit 45+7, memanfaatkan bola rebound di kotak penalti Barcelona.
Dominasi Barcelona di Piala Super Spanyol
Gelar Piala Super Spanyol 2026 ini menjadi koleksi ke-16 bagi Barcelona, menunjukkan rekam jejak impresif mereka di kompetisi ini. Sebelumnya, Barcelona telah memenangkan trofi ini pada tahun 1983, 1991, 1992, 1994, 1996, 2005, 2006, 2009, 2010, 2011, 2013, 2016, 2018, 2023, dan 2025. Konsistensi ini menjadikan mereka tim dengan gelar Piala Super Spanyol terbanyak.
Skuad asuhan Hansi Flick menunjukkan mental juara yang kuat sepanjang pertandingan, terutama setelah beberapa kali keunggulan mereka disamakan oleh Real Madrid. Kemenangan ini juga menjadi bukti strategi yang matang dari pelatih untuk menghadapi rival abadi mereka.
Perolehan gelar ini tidak hanya menambah koleksi trofi Barcelona, tetapi juga memberikan dorongan moral yang signifikan untuk menghadapi sisa musim kompetisi. Ini menegaskan posisi Barcelona sebagai salah satu kekuatan dominan di sepak bola Spanyol.
Momen Krusial dan Pertahanan Solid
Memasuki babak kedua, Real Madrid kembali mengambil inisiatif menyerang dan Vinicius Junior sempat menciptakan dua peluang berbahaya, namun tidak ada yang berbuah gol. Rodrygo juga memiliki kesempatan, tetapi tendangannya masih dapat diamankan oleh kiper Joan Garcia.
Barcelona akhirnya berhasil kembali unggul pada menit ke-73. Umpan matang dari Dani Olmo sukses dikonversikan menjadi gol oleh Raphinha, yang sekaligus menjadi gol keduanya dalam laga ini, mengubah skor menjadi 3-2. Meskipun harus bermain dengan 10 orang sejak menit 90+1 setelah gelandang Frenkie de Jong diganjar kartu merah langsung, Barcelona tetap solid.
Kartu merah untuk Frenkie de Jong terjadi setelah ia melakukan pelanggaran keras, namun hal tersebut tidak menggoyahkan pertahanan Barcelona. Hingga peluit panjang dibunyikan, Real Madrid tidak mampu mencetak gol penyama kedudukan, memastikan kemenangan 3-2 untuk Barcelona.
Sumber: AntaraNews