Tijjani Reijnders Tak Sengaja Ungkap Transfer Rekannya ke Real Madrid saat Pemusatan Latihan Timnas Belanda
Sebuah insiden yang tidak terduga terjadi di pusat pelatihan Timnas Belanda menjelang persiapan mereka untuk Piala Dunia 2026.
Masa depan Denzel Dumfries semakin terlihat jelas, mengarah ke Real Madrid. Menariknya, informasi terbaru mengenai hal ini datang dari rekan setimnya di Timnas Belanda, Tijjani Reijnders, yang secara tidak sengaja mengungkapkan transfer tersebut saat berbicara dengan media.
Sampai saat ini, Real Madrid maupun Inter Milan belum memberikan pengumuman resmi terkait kesepakatan tersebut.
Namun, pernyataan Reijnders dalam sesi wawancara di pemusatan latihan (TC) Belanda seolah mengonfirmasi bahwa kepindahan Dumfries hanya tinggal menunggu waktu. Reijnders, yang kini menjalani musim 2025/2026 bersama Manchester City setelah direkrut dari AC Milan, telah dipilih oleh Ronald Koeman untuk masuk dalam skuad Belanda di Piala Dunia 2026.
Gelandang berusia 27 tahun tersebut saat ini berada di kamp latihan Tim Oranye dan sempat tampil ketika Belanda mengalami kekalahan dari Aljazair dalam laga uji coba yang berlangsung pada Kamis dini hari WIB.
Menjelang pertandingan persahabatan selanjutnya melawan Uzbekistan di Stadion Icahn, New York, pada 8 Juni, Reijnders mendapat kesempatan untuk menghadapi media. Dalam kesempatan itu, ia secara tidak sengaja membocorkan informasi yang belum diumumkan secara resmi.
Dumfries Belum Memberikan Komentar
Dalam beberapa minggu terakhir, Dumfries sering disebut-sebut akan meninggalkan Inter Milan untuk bergabung dengan Real Madrid. Menurut laporan dari pakar transfer Fabrizio Romano pada Rabu malam, Real Madrid telah menginformasikan kepada Inter tentang niat mereka untuk mengaktifkan klausul pelepasan bek kanan tersebut yang bernilai 20 juta euro.
Selain itu, Romano juga mengungkapkan bahwa pemeriksaan medis telah dilakukan di Belanda sebagai bagian dari persiapan untuk transfer tersebut.
Walaupun demikian, Dumfries memilih tidak memberikan kepastian ketika ditanya oleh wartawan mengenai kepindahannya.
"Saya benar-benar tidak bisa mengatakan apa pun tentang itu," ungkap Dumfries kepada De Telegraaf. Ia menambahkan,
"Masa saya di Inter membuat saya bangga. Saat ini saya pergi ke Piala Dunia bersama Belanda dan ingin memberikan segalanya. Fokus saya hanya ke sana. Soal yang lain, nanti kita lihat," imbuhnya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Dumfries tetap ingin berkonsentrasi pada tugasnya di tim nasional, meskipun ada spekulasi mengenai masa depannya di klub.
Reijnders Justru Mengucapkan Selamat
Setelah Dumfries menolak membahas isu tersebut, Reijnders justru memberikan komentar yang menarik perhatian. Ketika ditanya tentang kemungkinan transfer Dumfries ke Real Madrid, Reijnders berbicara seolah-olah kesepakatan sudah tercapai.
"Transfer Denzel Dumfries ke Real Madrid? Ya, kami semua sudah mengucapkan selamat kepadanya. Itu langkah besar dalam kariernya dan kami sangat senang untuknya," ungkap Reijnders.
"Dia sudah menunjukkan kualitasnya dalam dua musim terakhir, jadi kepindahan ke Real Madrid memang pantas dia dapatkan," tambahnya.
Mourinho Mulai Merancang Skuad Real Madrid
Jika Dumfries benar-benar bergabung dengan Santiago Bernabeu, bek berusia 30 tahun tersebut akan menjadi bagian dari proyek yang sedang dibangun oleh Jose Mourinho di Real Madrid.
Menurut jurnalis Ramon Alvarez, Mourinho telah melakukan diskusi dengan pihak manajemen klub mengenai beberapa nama pemain yang tidak termasuk dalam rencananya.
Eduardo Camavinga, Rodrygo, dan Franco Mastantuono disebutkan sebagai pemain yang tidak lagi menjadi prioritas dalam skuad Mourinho.
Selain itu, Fran Garcia, Raul Asencio, serta mantan gelandang Arsenal, Dani Ceballos, juga dilaporkan tidak memiliki masa depan di Madrid dan kemungkinan akan dilepas pada bursa transfer musim panas ini.
Jurnalis AS, Ruben Martin, melaporkan bahwa Mourinho memiliki pengaruh besar dalam kebijakan transfer klub. Presiden Real Madrid, Florentino Perez, bahkan dikabarkan bersedia untuk melonggarkan kebijakan lama yang selama ini lebih mengutamakan perekrutan pemain muda. Pendekatan ini terlihat berbeda dari rencana untuk mendatangkan Dumfries, mengingat bek Timnas Belanda tersebut kini berusia 30 tahun, yang dalam beberapa tahun terakhir jarang menjadi fokus dalam strategi transfer Real Madrid.
Sumber: Sportbible