Arus Balik Nataru Bakauheni Merak Mulai Meningkat, ASDP Siapkan Antisipasi Puncak
Arus balik libur Nataru di penyeberangan Pelabuhan Bakauheni-Merak terpantau meningkat menjelang akhir masa liburan, PT ASDP pastikan kelancaran dan keselamatan.
Arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di penyeberangan lintas Selat Sunda, tepatnya di Pelabuhan Bakauheni-Merak, mulai menunjukkan peningkatan signifikan. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melaporkan tren kenaikan jumlah kendaraan dan penumpang seiring mendekatnya akhir periode libur panjang. Peningkatan ini menjadi perhatian utama untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat yang kembali dari liburan.
General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, di Lampung Selatan pada Sabtu menjelaskan bahwa tren peningkatan arus balik ini terpantau jelas. Meskipun demikian, pihaknya memastikan seluruh sistem layanan beroperasi optimal guna menjaga kelancaran dan kenyamanan pengguna jasa. Langkah antisipatif telah disiapkan untuk menghadapi lonjakan penumpang dan kendaraan.
Puncak arus balik Nataru diperkirakan akan terjadi pada tanggal 3-4 Januari 2026, bertepatan dengan akhir pekan. ASDP terus memantau pergerakan data harian untuk mengantisipasi kepadatan. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan berbagai pihak terkait demi keselamatan perjalanan laut.
Peningkatan Arus Balik Terpantau di Selat Sunda
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat adanya peningkatan volume kendaraan dan penumpang pada arus balik Nataru di lintas Selat Sunda. Peningkatan ini terjadi menjelang berakhirnya masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menyatakan bahwa tren ini sudah mulai terlihat sejak awal Januari.
Berdasarkan data harian dari posko angkutan Nataru Pelabuhan Bakauheni, jumlah kendaraan penumpang kapal pada 2 hingga 3 Januari 2026 mencapai 7.864 unit. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan dari hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 7.404 unit. Kenaikan serupa juga terjadi pada jumlah penumpang kapal, baik pejalan kaki maupun yang berada di dalam kendaraan.
Pada H+9 Nataru, total penumpang yang menyeberang dari Pulau Sumatera menuju Jawa mencapai 32.363 orang, meningkat dari 30.027 orang pada hari sebelumnya. Partogi Tamba memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada 3-4 Januari 2026. Meskipun demikian, ia menyebut bahwa peningkatan ini kemungkinan tidak akan terlalu signifikan jika dibandingkan dengan arus mudik sebelumnya.
ASDP memastikan bahwa seluruh sistem layanan di Pelabuhan Bakauheni-Merak berfungsi dengan baik. Hal ini dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode arus balik Nataru. Berbagai langkah antisipasi telah disiapkan untuk menghadapi potensi kepadatan.
Koordinasi Cuaca dan Imbauan Keselamatan
Dalam upaya menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa, PT ASDP terus berkoordinasi secara intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Koordinasi ini bertujuan untuk memantau perkembangan kondisi cuaca di perairan Selat Sunda secara real-time. Informasi cuaca menjadi krusial dalam pengambilan keputusan operasional penyeberangan.
Seluruh langkah antisipatif telah disiapkan dan kesiapsiagaan terus dijaga untuk memastikan kelancaran serta keselamatan pengguna jasa selama periode arus balik Nataru. ASDP mengimbau masyarakat untuk selalu mengedepankan aspek keselamatan selama perjalanan laut. Hal ini termasuk persiapan pribadi dan kendaraan sebelum melakukan penyeberangan.
Partogi Tamba menekankan pentingnya pengguna jasa untuk selalu mencermati informasi cuaca terkini. “Kami mengimbau pengguna jasa untuk selalu mencermati informasi cuaca terkini dan mempertimbangkan kembali rencana perjalanan apabila kondisi perairan tidak memungkinkan, demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” ujarnya. Imbauan ini bertujuan untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan perjalanan yang aman bagi semua.
Dengan adanya koordinasi yang baik dan kesadaran dari pengguna jasa, diharapkan arus balik Nataru di Pelabuhan Bakauheni-Merak dapat berjalan lancar. Prioritas utama ASDP adalah keselamatan seluruh penumpang dan kru kapal.
Sumber: AntaraNews