Angin Kencang Terjang Talegong Garut, Satu Warga Tewas dan Puluhan Rumah Rusak
Bencana angin kencang melanda Kecamatan Talegong, Garut, pada Sabtu (24/1), menyebabkan satu warga meninggal dunia dan puluhan rumah mengalami kerusakan parah.
Bencana hidrometeorologi berupa angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1). Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan signifikan pada sejumlah rumah warga serta menelan satu korban jiwa akibat tertimpa pohon tumbang. Kejadian ini menambah daftar panjang dampak cuaca ekstrem di berbagai daerah.
Plt Camat Talegong, Wiati Kartini, mengonfirmasi insiden tragis ini. Ia menjelaskan bahwa selain kerusakan bangunan, bencana angin kencang juga menyebabkan seorang warga meninggal dunia. Korban tewas saat sedang berupaya membantu warga lain yang terdampak bencana, menunjukkan solidaritas di tengah musibah.
Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, angin kencang yang melanda wilayah selatan Garut tersebut menyebabkan setidaknya 29 rumah warga rusak. Kerusakan bervariasi mulai dari atap yang tersapu angin hingga bangunan yang tertimpa pohon tumbang.
Dampak Kerusakan dan Korban Jiwa Angin Kencang Talegong
Plt Camat Talegong, Wiati Kartini, mengungkapkan detail lebih lanjut mengenai dampak bencana angin kencang yang terjadi. "Angin kencang dan pohon tumbang menyebabkan korban jiwa dan beberapa bangunan rusak," ujarnya saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Minggu.
Insiden meninggalnya warga terjadi di Kampung Baru, Desa Mekarmukti. Korban sedang membantu warga lain yang terdampak angin kencang ketika tiba-tiba pohon aren roboh dan menimpanya. Meskipun sempat dilarikan ke Puskesmas Talegong untuk penanganan medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Pemerintah daerah melalui perwakilan telah mendatangi keluarga duka untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan. Selain itu, koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan untuk penanganan lebih lanjut.
Sebaran Kerusakan dan Penanganan Awal
Kerusakan rumah warga akibat angin kencang tersebar di beberapa desa di Kecamatan Talegong. Desa-desa yang terdampak meliputi dua titik di Desa Mekarmukti, dua titik di Desa Sukamaju, sepuluh titik di Desa Sukamulya, lima titik di Desa Mekarmulya, empat titik di Desa Selaawi, dan enam titik di Desa Sukalaksana.
Untuk rumah warga yang mengalami kerusakan ringan, perbaikan telah dilakukan secara mandiri oleh masing-masing pemilik. Sementara itu, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk penanganan kerusakan yang lebih parah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut juga turut serta dalam upaya penanganan bencana ini. Kehadiran BPBD di rumah duka bersama pemerintah setempat menunjukkan keseriusan dalam memberikan dukungan kepada korban.
Bencana Serupa di Wilayah Lain Garut
Selain di Talegong, kejadian pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di beberapa daerah lain di Garut. Pohon tumbang menutup akses jalan menuju Pesantren Jawiyah, Jalan Raya Samarang, Kampung Kalikingemped, Desa/Kecamatan Samarang.
Kejadian serupa juga dilaporkan di Kecamatan Banjawarngi dan Pasirwangi, menambah daftar wilayah yang terdampak cuaca ekstrem. Bencana ini menunjukkan kerentanan wilayah Garut terhadap fenomena hidrometeorologi.
Tidak hanya pohon tumbang, tanah longsor juga terjadi di Kampung Jembatan Dua, Desa Maripari, Kecamatan Sukawening. Longsoran tanah sempat menutup saluran irigasi, namun telah berhasil ditangani sehingga tidak mengganggu aliran air ke lahan pertanian warga.
Sumber: AntaraNews