Anggota DPR Ade Rezki Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Bencana Sumbar, Pastikan Layanan Kesehatan Optimal
Anggota DPR Ade Rezki Pratama bergerak cepat menyalurkan bantuan sembako dan meninjau layanan kesehatan bagi korban bencana di Sumatera Barat, memastikan penanganan optimal.
Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, dengan sigap menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana di Sumatera Barat. Ia secara langsung mengunjungi lokasi bencana serta posko pengungsian di beberapa titik. Upaya ini dilakukan untuk memastikan penanganan korban bencana berjalan optimal.
Sejak Jumat (28/11) hingga Sabtu (29/11), Ade Rezki telah mendistribusikan ratusan paket sembako. Bantuan ini menjangkau korban banjir bandang di Kota Padang, Padang Pariaman, dan Kabupaten Agam. Ia juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat penyaluran.
Selain distribusi logistik, Ade Rezki turut mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Padang. Kunjungan ini bertujuan meninjau fasilitas kesehatan darurat. Mereka memastikan ketersediaan layanan medis bagi para penyintas bencana.
Distribusi Bantuan di Tengah Kendala Akses
Penyaluran bantuan oleh Ade Rezki Pratama difokuskan pada beberapa wilayah terdampak parah di Sumatera Barat. Di Kabupaten Padang Pariaman, bantuan disebarkan di Dusun Tong Blau, Korong Kasai, Nagari Kasang, serta Korong Marantiah Kenagarian Ketaping, Kecamatan Batang Anai. Tim juga bergerak ke Kecamatan Kamang Magek dan Kecamatan Tilang Kamang, Kabupaten Agam, untuk menyerahkan paket sembako.
Namun, proses penyaluran bantuan Ade Rezki bencana Sumbar menghadapi tantangan signifikan. Akses menuju lokasi bencana di Kabupaten Agam, khususnya, terkendala jalan terban dan material longsor yang menutup jalur. "Ratusan paket sembako kita serahkan untuk korban terdampak bencana yang berada di Kabupaten Agam, saat ini kita terkendala akses menuju lokasi bencana karena jalan terban dan masih ditutup material longsor," kata Ade Rezki.
Upaya mengantarkan bantuan ke Kecamatan Palupuah juga terhambat karena kemacetan panjang akibat truk rusak yang menutup ruas jalan. Hal ini memaksa tim untuk mencari jalur alternatif guna mencapai lokasi. Hingga Sabtu (29/11), seluruh akses jalan utama menuju kawasan terdampak bencana masih belum bisa dilewati, termasuk jalur ke Kecamatan Malalak dan Matur.
Tim advance saat ini terus berupaya menembus beberapa lokasi menggunakan sepeda motor. Langkah ini dilakukan untuk memastikan titik distribusi bantuan yang paling efektif dan aman bagi masyarakat. Ade Rezki menambahkan, pihaknya juga mempersiapkan dukungan bantuan untuk wilayah Pasaman, Pasaman Barat, dan daerah lain yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Pemantauan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Medis
Di samping distribusi logistik, Ade Rezki Pratama juga memprioritaskan pemantauan layanan kesehatan darurat bagi korban bencana. Di Kota Padang, ia bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung kondisi posko pengungsian yang menampung ratusan warga. Mereka memastikan fasilitas kesehatan, tenda pengungsian, dan alur pelayanan medis berjalan optimal.
Kunjungan ini melibatkan dialog intensif dengan tenaga medis dan petugas lapangan. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan tambahan yang mendesak di posko, seperti obat-obatan, perlengkapan kesehatan, serta kendala yang dihadapi, termasuk kekurangan tenaga medis. Pemantauan ini krusial untuk menjaga kesehatan para pengungsi.
Ade Rezki menegaskan komitmennya untuk mengatasi hambatan distribusi dan akses. "Akses dari Padang menuju lokasi bencana lain saat ini masih ditutup, namun kita akan berupaya mencari jalan lain untuk sampai ke daerah terdampak bencana. Kita berupaya mendorong supaya akses masuk ke berbagai titik bencana bisa terbuka, agar distribusi bantuan lebih secepatnya sampai ke lokasi," ujarnya.
Legislator dari fraksi Gerindra ini terus memastikan bahwa seluruh layanan kesehatan darurat bagi warga terdampak berjalan optimal. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan pasca-bencana dan menjaga stabilitas kondisi masyarakat.
Sumber: AntaraNews