Sorot
{{caption}}
Sambangi Asmat, Wapres Gibran Tanam Pohon Cemara di Katedral Salib Suci

{{caption}}
Genjot Ekonomi Baru, Danantara Sasar Konser Musik hingga Sport Tourism

{{caption}}
DPR Setujui Ribuan Motor Listrik BGN Dihibahkan ke Guru Honorer

{{caption}}
Operasional MBG Depok Berhenti Sementara, Pekerja Dapur Ikut Diliburkan

{{caption}}
Klasemen Moto3 Ceko 2026: Cemerlang di Brno, Veda Ega Pratama Didekati Rider Malaysia

{{caption}}
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus 2026

Topik Terkait
{{caption}}
Gempa Magnitudo 6,7 Palu Picu 20 Aftershock, Sigi Alami Guncangan Terkuat

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, mengatakan aktivitas gempa susulan masih terus terpantau hingga siang hari.

{{caption}}
BMKG Catat 108 Kali Aktivitas Gempa Jawa Barat Sepanjang November 2025, Terbesar M3,8

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data mengejutkan mengenai aktivitas gempa Jawa Barat selama November 2025, mencatat 108 kejadian. Apa saja detailnya?

{{caption}}
BMKG Jelaskan Pemicu Gempa Beruntun di Buleleng

Dalam kurun waktu sekitar 12 jam, tercatat 9 kali gempa bumi mengguncang kawasan tersebut.

{{caption}}
Pemkab Cianjur Gencarkan Antisipasi Gempa, Waspadai Tujuh Sesar Aktif

Pemerintah Kabupaten Cianjur gencar lakukan antisipasi gempa bumi, mengingat wilayahnya dikelilingi tujuh sesar aktif. Edukasi dan pemetaan wilayah rawan terus digalakkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

{{caption}}
BMKG: Aktivitas Gempa Jawa Barat Capai 99 Kali Guncangan Sepanjang Oktober 2025

BMKG mencatat aktivitas gempa Jawa Barat mencapai 99 kali guncangan selama Oktober 2025, dengan dua di antaranya dirasakan. Simak rincian kekuatan dan kedalaman gempa yang terjadi di wilayah tersebut.

{{caption}}
BMKG Catat 166 Kali Gempa Susulan Sumenep, Waspada Potensi Kerusakan!

BMKG melaporkan 166 kali Gempa Susulan Sumenep terjadi sejak 30 September hingga 2 Oktober, mengingatkan warga untuk tetap waspada. Apa penyebab dan dampaknya?

{{caption}}
Bukan Terkait Zona Megathrust, Ternyata Ini Penyebab Berau Diguncang Gempa 19 Kali

Berdasarkan analisis tim BMKG, rentetan gempa tersebut tersebar di beberapa titik yang berlokasi di darat Kalimantan Timur.

{{caption}}
BMKG Ungkap Penyebab Gempa Sumedang M4,8: Ada Sesar Baru Belum Pernah Terpetakan

Wilayah Sumedang sebelumnya mengalami gempabumi sebanyak dua kali. Yaitu tanggal 14 Agustus 1955 dan 19 Desember 1972.

{{caption}}
Temuan Badan Geologi Ungkap Penyebab Rentetan Gempa di Sumedang

Badan Geologi mengimbau untuk meningkatkan upaya mitigasi dan penataan ruang di kawasan rawan bencana gempa bumi.

{{caption}}
Analisis BMKG Penyebab Gempa Magnitudo 4,8 di Sumedang

BMKG saat ini terus mengkaji beberapa potensi sesar aktif yang ada di Sumedang.

{{caption}}
BMKG Catat Lebih dari Seribu Gempa Susulan di Sulawesi Tengah Pasca Gempa Magnitudo 6,7

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data terbaru mengenai aktivitas gempa susulan di Sulawesi Tengah setelah gempa magnitudo 6,7, mencatat ribuan guncangan dan dampak kerusakan yang signifikan.

{{caption}}
BNPB Percepat Penanganan Empat Kubangan Gempa di Nokilalaki Sigi, Antisipasi Banjir Bandang

BNPB bergerak cepat menangani empat kubangan raksasa di Nokilalaki Sigi akibat gempa bumi, dengan metode khusus untuk menjaga kelestarian Taman Nasional Lore Lindu dan mencegah potensi banjir bandang yang mengancam warga.

{{caption}}
Dampak Gempa Magnitudo 6,7, Jembatan 3 Palu Alami Keretakan dan Gunung Kamamora Longsor

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara belum mencatat adanya korban jiwa pascagempa terjadi.

{{caption}}
Gempa Susulan Masih Guncang Sangihe, BMKG Catat 15 Kali dalam Semalam

BMKG mencatat 15 gempa susulan mengguncang Tahuna, Kepulauan Sangihe, dengan magnitudo 3,8 hingga 4,9. Seluruhnya tidak berpotensi tsunami.

{{caption}}
FOTO: Gempa Berkekuatan 7,8 Guncang Filipina Selatan dan Picu Tsunami

Gempa kuat di lepas pantai Mindanao memicu korban jiwa dan kerusakan di sejumlah wilayah Filipina selatan.

{{caption}}
Peringatan Tsunami di Gorontalo Utara Dicabut, Warga Kembali ke Rumah Usai Sempat Mengungsi ke Dataran Tinggi

Hasil pemantauan BPBD Gorontalo di lapangan menunjukkan kenaikan muka air laut di beberapa titik, termasuk di Kecamatan Kwandang dan Kecamatan Ponelo Kepulauan.