60 Perguruan Tinggi Terdampak Bencana Sumatra, Pemulihan Dimulai Januari 2026
Dari data Kemendiktisaintek, total mahasiswa terdampak berjumlah 18.824 dan dosen berjumlah 1.306.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Diktiristek) Fauzan mengatakan, pemerintah menargetkan proses pemulihan perguruan tinggi terdampak bencana Sumatra dimulai pada Januari 2026.
Hal ini disampaikan Fauzan dalam rapat bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (8/12).
Proses Perbaikan
Fauzan menyebut, ada 60 perguruan tinggi yang terdampak banjir dan longsor di Sumatra. Yakni Aceh 31 perguruan tinggi (4 PTN dan 27 PTS), Sumatra Utara 14 perguruan tinggi (1 PTN dan 13 PTS), serta Sumatra Barat 15 perguruan tinggi (9 PTN dan 6 PTS).
“Tahap pemulihan durasinya mulai Januari 2026, fokus berada pada program rehabilitasi jangka menengah, pemulihan ekonomi berkelanjutan, rekonstruksi sanitasi dan edukasi mitigasi bencana untuk membangun ketahanan jangka panjang, termasuk juga perbaikan infrastruktur seperti jembatan,” kata Fauzan.
Skema Penanggulangan Bencana
Di sisi lain, Fauzan mengungkapkan, Kemendiktisaintek juga mempunyai skema tahap penanggulangan darurat yang berdurasi hingga 31 Desember 2025, yang berfokus pada penanganan kebutuhan mendesak distribusi logistik, pelayanan kesehatan darurat, dan pemenuhan kebutuhan dasar untuk penyelamatan jiwa, serta pemulihan awal.
Pada kesempatan yang sama, Fauzan juga memaparkan Kemendiktisaintek menganggarkan Rp75.986.474.452 untuk bantuan biaya hidup bagi mahasiswa dan dosen yang terdampak.
“Kami juga memberikan bantuan biaya hidup bagi mahasiswa dan dosen terdampak bencana alam dengan total anggaran Rp75.966.474.452,” ujar dia.
Rincian Kampus dan Mahasiswa Terdampak
Dari data Kemendiktisaintek, total mahasiswa terdampak berjumlah 18.824 dan dosen berjumlah 1.306. Berikut rincian mahasiswa dan dosen terdampak bencana Sumatra.
Aceh: 1.183 dosen dan 15.801 mahasiswa
Sumatra Utara: 20 dosen dan 2.408 mahasiswa
Sumatra Barat: 103 dosen dan 615 mahasiswa