306 Atlet Ikuti Pelatnas ASEAN Para Games 2026, Siap Rebut Juara Umum
Sebanyak 306 atlet dari 18 cabang olahraga memulai Pelatnas ASEAN Para Games 2026 di Solo dan Jakarta, dengan fokus penuh untuk meraih kembali gelar juara umum di Thailand.
Sebanyak 306 atlet dari 18 cabang olahraga telah memulai pemusatan latihan nasional (Pelatnas) sejak 1 November 2024. Pelatnas ini diselenggarakan sebagai persiapan intensif menuju ASEAN Para Games ke-13 yang akan berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand, pada 20-26 Januari 2026. Para atlet ini didukung oleh tim pelatih dan staf yang berdedikasi tinggi untuk memastikan kesiapan maksimal.
Dari total atlet yang mengikuti Pelatnas, 291 di antaranya berasal dari 17 cabang olahraga dan menjalani latihan di sekitar Kota Solo. Sementara itu, 15 atlet boling sepuluh pin memusatkan latihannya di Jakarta Utara. Program persiapan ini melibatkan 95 pelatih, 91 staf pendukung, dan 18 manajer tim, menunjukkan skala persiapan yang komprehensif.
Wakil Sekretaris Jenderal National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Rima Ferdianto, menyampaikan harapannya agar seluruh atlet dapat memaksimalkan potensi mereka dalam waktu yang tersisa. Dengan hanya 2,5 bulan menuju ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara bagi atlet disabilitas ini, fokus penuh diarahkan untuk mencapai kemenangan dan mengharumkan nama bangsa.
Fokus Persiapan dan Harapan NPC Indonesia
Persiapan seluruh cabang olahraga diawasi secara langsung oleh Chef de Mission (CdM) Indonesia, Reda Manthovani. Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap aspek latihan berjalan sesuai rencana dan kebutuhan atlet terpenuhi. Keterlibatan langsung CdM menunjukkan komitmen serius dari NPC Indonesia dalam menghadapi kompetisi mendatang.
Rima Ferdianto menekankan pentingnya memanfaatkan setiap sesi latihan dengan optimal. "Kami berharap semua atlet dapat memaksimalkan potensi mereka dengan hanya 2,5 bulan tersisa. Fokus penuh kami adalah meraih kemenangan di Thailand," ujar Rima dalam pernyataan resmi yang diterima pada Minggu.
Pernyataan ini menggarisbawahi target besar Indonesia untuk kembali meraih gelar juara umum di ASEAN Para Games. Semangat dan dedikasi para atlet diharapkan menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan tersebut. Dukungan penuh dari NPC Indonesia dan seluruh tim pendukung menjadi modal utama.
Inspeksi CdM dan Kondisi Fasilitas Pelatnas
Sejak Jumat (7 November), Reda Manthovani telah melakukan inspeksi ke setiap lokasi latihan, khususnya di Pusat Pelatihan Paralimpik Indonesia (PPPI) di Delingan, Karanganyar, Solo. Inspeksi ini dilakukan untuk mengamati langsung kondisi para atlet dan fasilitas yang digunakan. Kehadiran CdM diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi para peserta Pelatnas.
Dalam kunjungannya, Manthovani berinteraksi dengan ratusan atlet dan menekankan pentingnya menjaga semangat juang. "Hanya tersisa 2,5 bulan. Meskipun singkat, saya yakin waktu ini dapat dimanfaatkan secara optimal. Mari fokus mencapai hasil terbaik untuk Indonesia dan keluarga Anda," kata Manthovani.
Manthovani juga mengapresiasi fasilitas di PPPI Delingan yang dianggap memadai. "Kebersihan baik, fasilitas lengkap, tempat tidur nyaman, bahkan ada pengisi daya nirkabel. Rasanya seperti hotel," tambahnya. Kondisi fasilitas yang baik diharapkan dapat menunjang kenyamanan dan performa atlet selama Pelatnas.
Komet Akbar, atlet para tenis meja, mengungkapkan bahwa persiapan awal berjalan lancar. "Pelatih telah menyediakan program yang baik, dan kami dipantau setiap hari. Semoga hasilnya optimal, dan Indonesia bisa merebut kembali gelar juara umum," kata Akbar, menunjukkan optimisme dari kalangan atlet.
Cabang Olahraga yang Berpartisipasi
Pelatnas terpusat ini melibatkan berbagai cabang olahraga, mencerminkan keragaman talenta atlet disabilitas Indonesia. Setiap cabang memiliki program latihan khusus yang dirancang untuk memaksimalkan potensi atlet.
- Para atletik
- Para panahan
- Para bulu tangkis
- Boccia
- Para catur
- Para balap sepeda
- Sepak bola CP
- Goalball
- Para judo
- Para angkat berat
- Para menembak
- Voli duduk
- Para renang
- Para tenis meja
- Boling sepuluh pin
- Anggar kursi roda
- Tenis kursi roda
- Bola basket kursi roda
Sumber: AntaraNews