Tahun Ini, Geely Produksi Model Saingan BYD Dolphin
Hatchback listrik Geely Star Wish hadir tahun ini. Praktis, modern, dan harganya bersahabat di kelasnya.
Geely Star Wish, hatchback listrik terbaru dari Tiongkok, dipastikan akan diluncurkan di Thailand tahun ini. Di negara asalnya, mobil ini akan dikenal dengan nama Geome Xingyuan, sementara di Malaysia, ia akan disebut Proton eMas 5. Sebelumnya, mobil ini telah diperkenalkan dalam acara Malaysia Autoshow 2025.
Penampilan perdana Star Wish di wilayah ASEAN berlangsung di Bangkok International Motor Show (BIMS) 2025 pada bulan Maret yang lalu. Ini merupakan model kedua dari Geely yang memasuki pasar Thailand setelah SUV listrik EX5, yang sebelumnya dikenal sebagai Proton eMas 7 di Malaysia. Informasi ini disampaikan oleh distributor resmi Geely di Thailand, Thonburi Neustern.
Peluncuran Geely Star Wish menunjukkan komitmen pabrikan asal Tiongkok tersebut untuk memperluas pasar kendaraan listrik di Asia Tenggara. Dengan harga yang kompetitif dan desain yang ramah untuk penggunaan keluarga maupun sehari-hari, mobil ini memiliki potensi besar untuk menjadi favorit baru di pasar.
Spesifikasi & Teknologi
Geely Xingyuan diperkenalkan pertama kali di Tiongkok pada bulan Oktober 2024. Dari segi desain, mobil ini memiliki tampilan yang lebih elegan dan organik dibandingkan dengan pesaing utamanya, BYD Dolphin. Dengan ukuran kompak, panjangnya mencapai 4.135 mm dan lebar 1.805 mm, serta wheelbase 2.650 mm. Dimensi tersebut membuat Star Wish ideal untuk penggunaan di perkotaan maupun perjalanan akhir pekan.
Di pasar Tiongkok, kendaraan ini ditawarkan dengan dua pilihan baterai LFP (lithium iron phosphate) dari CATL. Varian dasar dilengkapi baterai 30,12 kWh yang mampu menjangkau jarak 310 km (berdasarkan standar CLTC) dan memiliki motor dengan tenaga 79 PS. Sementara itu, varian tertinggi menggunakan baterai 40,16 kWh yang dapat menempuh jarak hingga 410 km, dengan motor berdaya 116 PS.
Kedua model ini juga dilengkapi dengan fitur pengisian cepat, yang memungkinkan pengisian dari 30% hingga 80% hanya dalam waktu 21 menit. Menariknya, untuk pasar Thailand, hanya versi dengan baterai besar yang akan dijual, dan ada rencana untuk menggunakan baterai 50 kWh untuk meningkatkan daya jelajah.
Jika opsi ini diterapkan di Malaysia, hal ini akan sangat menarik mengingat kebutuhan konsumen yang mengedepankan efisiensi dan daya tahan dalam satu paket yang kompak.
Fitur dan Harga
Dalam hal fitur, Star Wish patut diperhatikan. Tersedia dalam lima pilihan, mobil ini dilengkapi dengan roda berukuran 16 inci, lampu LED di bagian depan dan belakang, layar sentuh yang mencapai 14,6 inci, charger nirkabel dengan daya 50W, serta sistem pendingin otomatis yang memiliki ventilasi di bagian belakang. Selain itu, sistem hiburan dengan enam speaker dan panel instrumen digital juga menjadi daya tarik utama mobil ini.
Untuk pengisian daya, Star Wish sudah dilengkapi dengan fungsi external power supply yang mampu mencapai 3,3 kW, sehingga sangat berguna untuk kegiatan outdoor ringan. Mobil ini juga menawarkan fitur keselamatan aktif atau ADAS secara lengkap, menjadikannya bukan hanya terjangkau, tetapi juga modern dan aman.
Di Thailand, harga yang ditawarkan berada di bawah 500 ribu baht atau sekitar Rp64 juta. Namun, perlu dicatat bahwa mobil ini masih berstatus CBU dari China, dan regulasi di Malaysia menetapkan harga minimum untuk CBU EV di sekitar Rp100 juta. Meskipun demikian, jika Proton mulai melakukan perakitan lokal, harga bisa menjadi lebih kompetitif di pasar Indonesia.