Sekali Cas Tembus Ribuan KM! Chery Bocorkan Teknologi Baterai Solid-State
Chery mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan baterai solid-state penuh yang diyakini mampu memberikan jarak tempuh mencapai ribuan kilometer.
Chery akan mengadakan acara bertajuk "Battery Night" pada tanggal 18 Maret 2026. Acara ini diperkirakan akan menjadi momen penting untuk mengungkapkan visi pengembangan baterai di masa depan, termasuk teknologi solid-state yang diklaim dapat memberikan jarak tempuh hingga 1.500 kilometer.
Menurut laporan dari Carnewschina, langkah ini menunjukkan keseriusan Chery dalam memperkuat posisinya di kompetisi kendaraan listrik global, terutama melalui inovasi baterai generasi terbaru.
Dalam pengumuman sebelumnya, Chery mengungkapkan bahwa mereka sedang mengembangkan baterai solid-state penuh (full solid-state battery).
Teknologi ini diharapkan mampu menyediakan jarak tempuh lebih dari 1.500 km dalam satu kali pengisian daya.
Namun, Chery belum memberikan rincian mengenai metode pengujian yang digunakan untuk mencapai angka tersebut, yang berarti klaim ini masih perlu dibuktikan dalam kondisi penggunaan nyata di lapangan.
Chery juga telah menyiapkan roadmap pengembangan yang agresif. Tahap awal pengujian baterai solid-state direncanakan berlangsung pada tahun 2026 dengan skenario terbatas, seperti penerapan pada armada operasional tertentu.
Selanjutnya, teknologi ini ditargetkan untuk memasuki tahap produksi massal pada tahun 2027.
Strategi bertahap ini dianggap sangat penting, mengingat baterai solid-state masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait biaya produksi yang tinggi dan kompleksitas dalam manufaktur skala besar.
Sebagai pengembangan dari baterai lithium-ion konvensional, teknologi solid-state memanfaatkan elektrolit padat sebagai pengganti elektrolit cair.
Keunggulan utama dari teknologi ini mencakup kepadatan energi yang lebih tinggi, risiko kebakaran yang lebih rendah, dan stabilitas termal yang lebih baik.
Dengan berbagai kelebihan tersebut, baterai solid-state sering kali disebut sebagai "game changer" dalam industri kendaraan listrik.
Pengembangan ini merupakan bagian dari strategi besar Chery melalui lini teknologi baterai "Kunpeng" yang diperkenalkan pada tahun 2024.
Program ini mencakup berbagai solusi baterai, mulai dari hybrid, lithium-ion, hingga teknologi generasi berikutnya seperti solid-state.
Menunggu Inovasi di Acara Battery Night
Sebelumnya, Chery telah memperkenalkan prototipe baterai solid-state yang menargetkan kepadatan energi hingga 600 Wh/kg, angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan baterai konvensional yang ada saat ini.
Langkah yang diambil oleh Chery menunjukkan arah tren industri otomotif global, khususnya di China, yang mulai berfokus pada pengembangan baterai solid-state.
Sejumlah produsen otomotif dan pemasok baterai di seluruh dunia kini bersaing untuk mengembangkan teknologi serupa, meskipun pelaksanaan massalnya masih memerlukan waktu serta validasi lebih lanjut.
Acara "Battery Night" diperkirakan akan mengungkap lebih banyak informasi, mulai dari spesifikasi teknis hingga model kendaraan yang akan menggunakan teknologi ini.
Jika berhasil diwujudkan sesuai target, baterai solid-state yang menawarkan jarak tempuh hingga 1.500 km dapat menjadi titik balik dalam percepatan adopsi kendaraan listrik di seluruh dunia.
Hal ini karena dua kekhawatiran utama konsumen, seperti jarak tempuh dan waktu pengisian daya, berpotensi teratasi dengan signifikan. Kini, publik hanya tinggal menunggu pembuktian nyata dari Chery pada tanggal 18 Maret yang akan datang.