Kronologi Mobil Jetour Hangus Terbakar di Tol Jagorawi
Kecelakaan di Tol Jagorawi KM 31 B menyebabkan mobil Jetour terbakar usai ditabrak BMW dari belakang. Dua orang mengalami luka bakar ringan.
Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Jagorawi KM 31 B arah Jakarta pada Minggu malam, 1 Februari 2026.
Sebuah mobil merek Jetour terbakar setelah terlibat tabrakan dengan kendaraan lain. Peristiwa tersebut terekam kamera warga dan videonya viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, kendaraan terlihat melaju di jalur tol sebelum mengalami benturan. Mobil Jetour tampak kehilangan kendali, sempat terbalik, lalu kembali ke posisi roda.
Beberapa saat kemudian, api muncul dan membakar kendaraan. Salah satu penumpang terlihat keluar dari mobil untuk menyelamatkan diri.
Kronologi Kecelakaan Menurut Polisi
Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jagorawi Korlantas Polri, Kompol Akhmad Jajuli, menjelaskan kecelakaan bermula saat mobil Jetour melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta dan berada di bahu kiri jalan.
Pada saat bersamaan, sebuah mobil BMW yang melaju di lajur dua mencoba mendahului melalui bahu kiri. Saat melakukan manuver tersebut, BMW menabrak bagian kanan mobil Jetour.
“Hendak menyalip dari bahu kiri lanjut menabrak bagian kanan kendaraan satu yang mengakibatkan kendaraan satu terpental kekiri menabrak guardriil lanjut terbakar,” kata Akhmad Jajuli dalam keterangan tertulis, Selasa (3/2/2026).
Benturan itu membuat Jetour terpental ke sisi kiri, menghantam pembatas jalan, dan akhirnya terbakar.
Kondisi Korban
Akibat insiden tersebut, pengemudi Jetour berinisial MRAZN dan penumpangnya IR mengalami luka bakar ringan di bagian tangan.
Keduanya selamat dan telah mendapat penanganan medis. Sementara pengemudi BMW berinisial DP dilaporkan tidak mengalami luka.
“Jumlah korban dua orang luka ringan, luka bakar ringan bagian tangan,” ujar Akhmad Jajuli.
Petugas PJR Tol Jagorawi segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal. Kasus kecelakaan ini selanjutnya dilimpahkan ke Unit Laka Ciawi untuk proses lebih lanjut. Dugaan sementara, kecelakaan dipicu kurangnya antisipasi saat mendahului kendaraan.
“Faktor yang mempengaruhi kurang antisipasi,” ucapnya.