Fortuner Terbaru, SUV dengan Rangka Ladder yang Memancarkan Nuansa Sedan Mewah
Toyota Fortuner generasi baru digadang-gadang tampil lebih mewah, bawa DNA desain dari Crown Sedan.
Toyota kembali menarik perhatian setelah bocoran desain digital dari Fortuner generasi terbaru muncul, menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan model sebelumnya. Jika sebelumnya SUV ini dikenal dengan penampilan yang maskulin dan kokoh, kini tampilannya justru lebih elegan dan modern. Perubahan ini tidak terlepas dari pengaruh desain yang diambil dari model Crown Sedan.
Fortuner selama ini dikenal sebagai SUV tangguh dengan struktur ladder-frame yang banyak diminati di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kendaraan ini berbasis pada Toyota Hilux, yang telah dikenal sebagai kendaraan yang kuat dan dapat diandalkan di berbagai medan. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Fortuner menjadi pilihan utama bagi para penggemar SUV keluarga yang mampu menampung tujuh penumpang.
Namun, di tengah persaingan yang semakin ketat di segmen SUV, muncul pertanyaan apakah Fortuner akan mempertahankan desain klasiknya atau beralih ke tampilan yang lebih premium. Desainer otomotif digital, Theophilus Chin, yang dikenal sebagai Theottle, mencoba memberikan gambaran melalui sebuah render yang menggabungkan kekuatan Fortuner dengan kemewahan khas Crown.
Sentuhan Crown Sedan di Tubuh Fortuner, Apakah Mungkin?
Render terbaru dari Theottle menunjukkan bahwa tampilan Fortuner dapat berubah secara signifikan dibandingkan sebelumnya. Alih-alih mengikuti desain SUV Toyota yang lain, render ini justru terinspirasi oleh Crown Sedan, sebuah model yang terkenal dengan kemewahan dan siluet yang elegan. Hasilnya, Fortuner kini memiliki penampilan yang lebih segar dan futuristik.
Desain ini menggabungkan elemen-elemen khas terbaru dari Toyota, seperti lampu depan bergaya "hammerhead", bumper depan besar dengan saluran udara yang lebar, serta profil samping yang bersih namun tetap proporsional. Meskipun bentuk jendela (greenhouse) masih mempertahankan karakteristik Fortuner yang ada saat ini, garis-garis bodinya memberikan sentuhan elegan yang jelas.
Yang paling menarik perhatian mungkin terletak di bagian belakang, di mana render menunjukkan lampu LED yang menyatu secara penuh, dilengkapi dengan desain pintu bagasi yang tajam dan elegan. Nama "Fortuner" pun ditampilkan dengan mencolok di tengah tailgate, seolah menegaskan identitas barunya sebagai SUV yang tidak hanya tangguh, tetapi juga berkualitas premium.
Interior Butuh Pembaruan, Siapkah Fortuner Berubah Total?
Meskipun penampilan eksterior mendapatkan banyak sorotan, sektor interior Fortuner juga dianggap membutuhkan pembaruan yang signifikan. Banyak pengguna mengeluhkan bahwa dashboard dan panel instrumen digitalnya sudah mulai tampak kuno, terutama jika dibandingkan dengan model-model Toyota yang lebih baru.
Dalam proses pengembangan Fortuner generasi ketiga, pembaruan pada dasbor, panel digital, dan sistem infotainment menjadi suatu keharusan. Bahkan, Theottle mengungkapkan bahwa penerapan kokpit digital seperti yang ada pada Crown atau Land Cruiser dapat menjadi langkah penting bagi Fortuner.
Di sisi lain, jok baris ketiga diharapkan mendapatkan desain dan material yang lebih modern. Namun, Toyota dikenal jarang melakukan perubahan yang drastis. Mereka biasanya hanya memperbarui elemen-elemen penting tanpa merombak keseluruhan sasis. Hal ini juga terlihat dari render yang tetap mempertahankan bentuk dasar Fortuner saat ini, termasuk garis atap dan struktur ladder-frame yang masih diyakini mampu menghadapi berbagai medan yang berat.
Mesin Baru Lebih Efisien, Siap Lawan Everest dan MU-X
Dari segi performa, Fortuner saat ini masih menggunakan mesin diesel dan bensin, tergantung pada permintaan pasar. Varian paling populer adalah mesin turbodiesel 2.8 liter yang dapat menghasilkan tenaga maksimum 221 hp dan torsi 550 Nm, terutama pada varian GR Sport yang merupakan model unggulan.
Namun, di Afrika Selatan, Fortuner telah lebih dulu diluncurkan dalam versi mild-hybrid. Teknologi ini menggabungkan mesin diesel dengan motor listrik kecil yang menghasilkan total tenaga 203 hp dan torsi 500 Nm, sambil meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi.
Toyota Fortuner generasi kedua diperkenalkan pada 2015 dan mendapatkan penyegaran pada 2020. Dengan demikian, tahun ini merupakan waktu yang ideal untuk peluncuran generasi ketiga. Mengingat adanya pesaing seperti Ford Everest, Isuzu MU-X, dan Mitsubishi Pajero Sport yang juga terus melakukan perbaikan, Fortuner diharapkan dapat tampil lebih segar dan kompetitif di semua aspek.