Cara Penularan Meningitis dan Pencegahannya, Perlu Diketahui
Meningitis dapat terjadi pada siapa saja, baik orang dewasa hingga anak-anak.
Meningitis dapat terjadi pada siapa saja, baik orang dewasa hingga anak-anak.
Cara Penularan Meningitis dan Pencegahannya, Perlu Diketahui
Meningitis adalah penyakit yang sangat berbahaya dan perlu diwaspadai. Ini merupakan gangguan peradangan pada lapisan pelindung yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang, yang disebut sebagai selaput meninges. Peradangan ini biasanya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri atau jamur.
Karena disebabkan oleh virus, bakteri, hingga jamur, maka penyakit ini dapat menular dari satu orang ke orang lain. Dengan begitu, Anda perlu mengetahui melalui apa saja penularan meningitis yang dapat terjadi. Ini penting diperhatikan karena penularan dapat terjadi kapan saja dan dari siapa saja.
Selain mengetahui cara penularan meningitis, Anda juga perlu memahami gejala apa saja yang muncul pada orang yang menderita penyakit ini. Dengan mengetahui berbagai gejalanya, Anda bisa lebih berhati-hati jika berada di dekat orang yang memiliki beberapa gejala meningitis.Di samping itu, Anda juga perlu mengetahui langkah apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan meningitis. Ini dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat yang memperhatikan kebersihan.
Dari berbagai sumber, berikut kami merangkum cara penularan meningitis beserta penjelasan gejala, penyebab, dan cara pencegahannya, perlu Anda simak.
Gejala Meningitis
Sebelum mengetahui cara penularan meningitis, perlu dipahami terlebih dahulu pengertian umum dan gejalanya. Meningitis adalah penyakit infeksi langka yang menyerang selaput halus, disebut meninges, yang terletak menutupi otak dan sumsum tulang belakang.
(Foto: pixabay.com)
Penyakit ini dapat menyerang siapa saja anak-anak hingga orang dewasa. Saat seseorang tertular virus, bakteri, atau jamur penyebab meningitis, biasanya gejala akan berkembang dalam beberapa jam atau hari.
Berikut berbagai gejala meningitis yang perlu Anda perhatikan:
• Kebingungan
• Demam
• Sakit kepala
• Mati rasa di wajah
• Kepekaan terhadap cahaya
• Leher kaku sehingga tidak bisa menurunkan dagu ke dada
• Sakit perut atau muntah
• Sakit kepala parah disertai mual atau muntah
• Sulit berkonsentrasi
• Kejang
• Kantuk atau sulit bangun
• Kurang nafsu makan
• Kurang haus
• Ruam kulit (dengan meningitis meningokokus)
Penyebab Meningitis
Sebelum mengetahui cara penularan meningitis, perlu dipahami juga faktor yang menyebabkan meningitis. Seperti yang telah disebutkan, meningitis hampir selalu diakibatkan oleh infeksi bakteri atau virus yang hidup di bagian tubuh seperti telinga, sinus, atau tenggorokan.
(Foto: pixabay.com)
Siapa pun bisa terkena meningitis, tetapi penelitian menunjukkan bahwa penyakit ini lebih sering terjadi pada kelompok usia berikut:
• Anak-anak di bawah 5 tahun
• Remaja dan dewasa muda usia 16-25
• Orang dewasa di atas 55 tahun
Meningitis lebih berbahaya bagi orang dengan kondisi medis tertentu seperti limpa yang rusak atau hilang, penyakit jangka panjang atau gangguan sistem kekebalan tubuh.
Karena kuman tertentu yang menyebabkan meningitis dapat menyebar dengan mudah, wabah kemungkinan besar terjadi di tempat-tempat di mana orang tinggal berdekatan satu sama lain.
Mahasiswa di asrama atau rekrutan militer di barak lebih mungkin tertular penyakit ini. Begitu juga orang yang bepergian ke daerah di mana meningitis lebih umum terjadi seperti bagian Afrika.
Cara Penularan Meningitis
Setelah mengetahui gejala dan penyebab, selanjutnya akan dijelaskan bagaimana cara penularan meningitis. Karena ditularkan melalui tiga faktor, yaitu bakteri, virus, dan jamur, maka cara penularan meningitis berbeda-beda berdasarkan penyebabnya. (Foto: pixabay.com)
Pertama, meningitis bakterial, biasanya ditularkan melalui sekresi mata, hidung dan mulut. Selain itu, bakteri penyebab meningitis juga dapat ditularkan melalui transfusi darah dan kontaminasi tangan yang tidak bersih.
Kedua, meningitis virus disebebkan oleh sekresi mata, hidung, mulut, transfusi darah, air mani, gigitan, urine, dan kotoran dari orang yang sudah terinfeksi penyakit meningitis. Penularan virus ini memang lebih beragam dibandingkan meningitis bakterial.
Terakhir, meningitis fungi ditularkan dari jamur yang berkembang di dalam tubuh, jamur yang ada di tanah, maupun jamur yang ada di kotoran. Dalam hal ini, orang yang menerima transplantasi organ dan orang dengan sistem kekebalan lemah, harus menghindari paparan jamur melalui tanah atau hewan karena bisa meningkatkan risiko meningitis jamur.
Cara Pencegahan Meningitis
Setelah mengetahui cara penularan meningitis, terakhir akan dijelaskan langkah apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah meningitis. Sama seperti penyakit lainnya yang disebabkan oleh infkesi virus, bakteri, hingga jamur, maka Anda bisa meminimalisir penularan dengan melakukan berbagai langkah pencegahan.
(Foto: pixabay.com)
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah meningitis, perlu Anda ketahui:
• Sering mencuci tangan. Bilas sampai bersih. Ajari juga anak Anda untuk sering mencuci tangan, terutama setelah makan, menggunakan toilet, atau saat berada di tempat umum.
• Jangan berbagi barang seperti sikat gigi, peralatan makan, atau lipstik.
• Jangan berbagi makanan atau minuman dengan orang lain.
• Tutupi mulut dan hidung Anda saat batuk atau bersin.
• Jaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan yang sehat, banyak berolahraga, dan istirahat di malam hari.
• Jika Anda sedang hamil, makanlah makanan yang dimasak dengan baik. Hindari makanan yang terbuat dari susu yang tidak dipasteurisasi dan daging, ikan, dan telur mentah atau setengah matang.
• Dapatkan imunisasi. Ikuti saran dokter untuk mendapatkan suntikan imunisasi untuk penyakit yang dapat menyebabkan meningitis bakteri, termasuk vaksin flu dan pneumonia.
(Foto: pixabay.com)