10 Arti Simbol Pancasila, Cerminan Karakter Bangsa
Pancasila memiliki banyak simbol yang menggambarkan karakter bangsa.
Pancasila memiliki banyak simbol yang menggambarkan karakter bangsa.
10 Arti Simbol Pancasila, Cerminan Karakter Bangsa
Seperti diketahui, Pancasila adalah dasar filsafat dan ideologi negara Indonesia. Istilah "Panca Sila" berasal dari bahasa Sanskerta, yang terdiri dari dua kata, yaitu "panca" yang berarti lima, dan "sila" yang berarti prinsip atau norma.Konsep ini pertama kali diusulkan oleh Bung Karno (Soekarno), Presiden pertama Indonesia, dalam pidatonya pada 1 Juni 1945. Bukan hanya berupa sila yang mengandung nilai-nilai luhur, Pancasila juga lengkap dengan simbol-simbol yang menjadi cerminan dari setiap sila. Sebagai dasar ideologi negara, tentu penting bagi setiap masyarakat untuk memahami arti dari simbol Pancasila dengan baik dan benar. Mulai dari simbol burung garuda, cengkraman kaki burung garuda, warna emas, hingga perisai.
Bukan hanya itu, simbol-simbol dari setiap sila Pancasila, juga memiliki makna tersendiri. Dilansir dari laman Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, berikut kami merangkum penjelasan arti simbol Pancasila, bisa Anda simak.
Arti Simbol Garuda Pancasila
Sebelum mengetahui arti simbol Pancasila, perlu dipahami arti dari simbol Garuda Pancasila. Burung garuda menjadi lambang negara yang di dalamnya terdapat perisai dengan masing-masing simbol sila Pancasila.
gambar @liputan6.com
Burung Garuda
Burung garuda digunakan sebagai lambang negara karena ini merupakan raja dari segala burung yang melambangkan kekuatan dan gerak yang dinamis dilihat dari sayapnya yang mengembang. Sayap mengembang burung garuda juga mencerminkan semangat rakyat Indonesia dalam menjunjung tinggi nama baik bangsa dan negara.
Cengkraman Kaki Burung Garuda
Arti simbol garuda Pancasila berikutnya adalah cengkraman kaki burung garuda yang mencengkram pita putih bertuliskan “Bhineka Tunggal Ika”.
Warna Emas
Warna kuning emas digunakan pada badan burung garuda yang menggambarkan keagungan. Di mana bangsa Indonesia menjunjung martabat bangsa yang agung dan luhur.
Jumlah Bulu
Pada burung garuda, bulu sayap kanan dan kiri berjumlah 17 melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia.
Bulu ekor bejumlah delapan helai menunjukkan bulan 8 yaitu Agustus.
Di bawah kalung perisai, terdapat bulu dengan jumlah 19 melambangkan dua angka depan dari tahun kemerdekaan, serta bulu sejumlah 45 di bagian leher melambangkan dua angka belakang dari tahun kemerdekaan.
Perisai
Lambang perisai di tubuh burung garuda melambangkan perisai yang dibawa prajurit ke medan perang untuk melindungi diri dari musuk.
Terdapat garis melintang yang membagi perisai menjadi empat ruang, melambangkan garis khatulistiwa yang membelah kepulauan Indonesia.
Arti Simbol Pancasila
Selanjutnya akan dijelaskan arti simbol Pancasila. Pada perisai yang ada di tubuh burung garuda, terdapat lima simbol dengan bentuk dan makna yang berbeda. Masing-masing simbol ini melambangkan setiap sila dalam Pancasila.
gambar @liputan6.com
Bintang
Arti simbol Pancasila yang pertama adalah bintang. Ini mewakili sila pertama, yaitu Ketuhanan yang Maha Esa. Simbol ini menggambarkan bahwa masyarakat Indonesia adalah bangsa yang percaya Tuhan yang menjadi sumber dari segala sumber dari segala sesuatu di dunia ini.
Rantai
Arti simbol Pancasila berikutnya adalah Rantai. Ini mewakili sila kedua, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Simbol rantai memiliki makna bahwa bangsa Indonesia saling terikat, bahu-membahu, dan saling membutuhkan.
Pohon Beringin
Arti simbol Pancasila selanjutnya adalah Pohon Beringin. Ini mewakili sila ketiga, yaitu Persatuan Indonesia.
Simbol pohon beringin menggambarkan bahwa negara menjadi tempat bertedu semua rakyat Indonesia.
Sedangkan sulur dan akar yang menjalar di pohon beringin menggambarkan keragaman suku bangsa yang bersatu.
Kepala Banteng
Arti simbol Pancasila keempat adalah kepala banteng. Ini mewakili sila keemapat yang berbunyi Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan.
Simbol kepala banteng melambangkan masyarakat Indonesia yang suka berkumpul untuk bermusyawarah untuk melahirkan suatu keputusan yang baik bagi bersama.
Padi dan Kapas
Terakhir adalah arti simbol padi dan kapas. Ini mewakili sila kelima, yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Lambang padi dan kapas menjadi simbol pangan dan sandang, di mana syarat negara yang adil yaitu kesejahteraan dan kemakmuran rakyat yang merata.