1 Juli Peringati Hari Musik Reggae Internasional, Ini Sejarah dan Fakta Menariknya
Musik reggae identik dengan tempo yang lambat dan mudah diikuti.
Musik reggae identik dengan tempo yang lambat dan mudah diikuti.
1 Juli Peringatan Hari Musik Reggae Internasional, Ini Sejarah dan Fakta Menariknya
Musik reggae adalah genre musik dari Jamaika yang muncul pada akhir tahun 1960-an. Musik ini dipengaruhi oleh musik ska, rocksteady, dan mento, serta memiliki akar dalam budaya Rastafarian Jamaika. Reggae ditandai dengan irama yang santai dan penggunaan pola ritme khas yang disebut "one drop".
Lirik dalam musik reggae sering kali mengandung pesan sosial, politik, dan spiritual. Lagu-lagu reggae juga kerap membahas isu-isu seperti persatuan, keadilan sosial, ketidakadilan rasial, dan kehidupan sehari-hari. Tak heran, jika musik reggae memiliki banyak penggemar.
Bahkan di Jamaika, ditetapkan peringatan khusus setiap tahun, yaitu Hari Musik Reggae Internasional. Kemudian pada peringatan ini dirayakan secara global setiap tanggal 1 Juli. Tepat pada hari ini, tentu menarik untuk membahas lebih lanjut bagaimana latar belakang atau sejarah penetapan 1 Juli sebagai Hari Musik Reggae Internasional.Selain itu, ada pula beberapa fakta menarik tentang musik reggae, mulai dari asal usul musik, intrumen penting, hingga peringatan festival. Bagi Anda pecinta musik reggae, maka penting untuk mengetahui berbagai informasi tentang Hari Musik Reggae Internasional berikut.
Dilansir dari National Today, berikut kami merangkum informasi lengkapnya bisa Anda simak.
Sejarah Hari Musik Reggae Internasional
Sejarah 1 Juli yang diperingati sebagai Hari Musik Reggae Internasional bermula dari acara tahunan yang dirayakan di Kingston, Jamika. Peringatan ini diadakan untuk menghargai gaya musik yang dibawa oleh Karibia. @pixabay.com
Sejak populer di Karibia, musik ini kemudian menyebar ke setiap penjuru dunia dan menyentuh hati para pecinta musik dengan iramanya yang sederhana dan santai.Lalu, peringatan Hari Musik Reggae Internasional pertam didirikan oleh Andrea David dengan tujuan agar menjadi pesta reggae global tahunan. Davis terbayang ide ini, lebih tepatnya setelah berkunjung ke Kingston pada tahun 1991.
Di sana, Davis mendengar pidato Winnie Mandela tentang inspirasi yang diberikan musik reggae kepada orang-orang Afrika Selatan dalam perjuangan mereka melawan apartheid. Setelah itu, Hari Musik Reggae Internasional yang pertama diadakan pada tanggal 1 Juli 1994.
Banyak orang sekarang menyatakan bahwa musik reggae benar-benar berfungsi sebagai suara bagi yang tertindas dan pelampiasan emosional. Bob Marley and the Wailers yang terkenal dianggap sebagai artis reggae paling ikonik yang pernah ada, karena upaya mereka membawa musik reggae ke panggung internasional. @pixabay.com
Hari Reggae Internasional dirayakan dengan penuh semangat dan kemeriahan untuk nuansa asli dari musik reggae. Ribuan penggemar dan musisi berbondong-bondong ke negara dari berbagai belahan dunia untuk merayakan sejarah musik reggae yang menakjubkan, orang-orangnya, dan budayanya. @pixabay.com
Fakta Menarik Musik Reggae
Setelah mengetahui sejarah 1 Juli yang diperingati sebagai Hari Musik Reggae Internasional, berikutnya terdapat berbagai fakta menarik tentang musik reggae yang perlu Anda simak. Fakta pertama, musik reggae merupakan perpaduan antara reggae dan danchell yang kemudian populer di Amerika Latin. @pixabay.com
Fakta kedua, musik reggae mempunyai beberapa instrumen yang menyajikan sajian musik menarik. Mulai dari drum, gitar bass, keyboard, intrumen kuningan, dan penyanyi. Semua intrumen ini bersatu menjadi sebuah harmoni yang indah. Dengan lantunan musik khas, diisi suara penyanyi dengan lirik berpesan moral, musik reggae berhasil mengambil hati banyak orang.Fakta ketiga, musik reggae dikatakan berasal dari sebuah trinitas suci. Trinitas ini terdiri dari kedalam emosional, kesederhanaan dan intensitas musik ska yang khas, serta hantu suci. Tak heran, jika banyak ornag mengaitkan musik reggae dengan spiritual tertentu.
Meski begitu, musik reggae dengan keunikannya tetap dinikmati oleh banyak orang. Bahkan setiap tahun digelar festival reggae hingga lebih dari 2.000 acara di seluruh dunia. Sedangkan di Karibia, negara asal musik reggae, menetapkan Februari sebagai Bulan Reggae. @pixabay.com