Proyek normalisasi Kali Ciliwung, salah satu strategi utama penanggulangan banjir di Jakarta, masih berjalan lambat. Hingga kini, pengerjaan baru mencapai setengah dari total rencana sepanjang 33,69 kilometer, meski proyek ini ditargetkan rampung pada 2026.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) guna mendorong percepatan proyek yang sempat tersendat selama bertahun-tahun.
Berdasarkan data terbaru, baru 17,17 kilometer yang berhasil dikerjakan. Sisanya, sepanjang 16,52 kilometer, masih belum tersentuh lantaran terkendala proses pembebasan lahan di sejumlah titik.
Program normalisasi ini dirancang untuk mengurangi risiko banjir tahunan, khususnya di wilayah padat penduduk yang berada di sepanjang aliran Kali Ciliwung.
Pemprov DKI percepat penanganan Kali Ciliwung usai keluhan warga Menteng viral. Fokus pada normalisasi dan pengerukan sedimentasi hingga 178 ribu kubik.
Banjir Pejaten Timur melanda empat RW di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan ketinggian air mencapai 320 cm. BPBD DKI Jakarta menjelaskan penyebab utamanya adalah kenaikan debit air Ciliwung.
Perbaikan yang ditargetkan rampung pada September 2025 ini meliputi pengerukan sedimentasi untuk memperlancar aliran air serta mencegah risiko longsor.
Suku Dinas SDA Jakarta Selatan intensifkan pengerukan 10 titik rawan setiap hari guna Antisipasi Banjir Jakarta Selatan, terutama jelang kemarau dan pancaroba, demi menjaga kapasitas saluran air dan mencegah penyakit.
Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan hanyut di Kali Ciliwung Jagakarsa, memicu penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menargetkan pengerukan Kanal Banjir Barat dari Pintu Air Manggarai hingga Roxy selesai dalam satu tahun, langkah strategis atasi banjir Jakarta. Proyek ini menjadi prioritas utama demi kelancaran aliran air dan me
Setelah Banjir Kebon Pala surut hingga 25 cm, warga di Kampung Melayu, Jakarta Timur, mulai bergotong royong membersihkan sisa lumpur dan material yang mengotori rumah mereka.
Hujan deras semalaman menyebabkan Banjir Kebon Pala Jaktim mencapai ketinggian satu meter, merendam permukiman warga dan mengganggu aktivitas. Simak selengkapnya dampak dan penanganan banjir ini.
Permukiman warga di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, kembali terendam banjir hingga dua meter setelah sempat surut, memicu evakuasi dan kewaspadaan.