Menyusuri Danau Cantik Sanghyang Heuleut di Bandung, Konon jadi Tempat Mandi Bidadari
Tempat ini jadi wisata hidden gem di wilayah Bandung Barat.
Tempat ini jadi wisata hidden gem di wilayah Bandung Barat.
Menyusuri Danau Cantik Sanghyang Heuleut di Bandung, Konon jadi Tempat Mandi Bidadari
Menyusuri Bandung, tak lengkap jika tidak menikmati keragaman destinasi wisatanya.
Topografinya yang berada di wilayah pegunungan membuat Bandung memiliki banyak tempat libur bernuansa alam seperti Sanghyang Heuleut.
Sanghyang Heuleut memiliki pemandangan yang indah dengan air danau biru. Keindahan ini konon sudah tercipta sejak dahulu kala. Di mana para bidadari dari kahyangan pernah mensucikan diri di Sanghyang Heuleut.
Ada banyak aktivitas bermain air yang bisa dilakukan di situs danau purba wilayah Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, itu. Berikut selengkapnya.
Lewati jalur menantang
Mengutip YouTube Vlog Comro Channel, Kamis (31/8) lokasi Sanghyang Heuleut memang dibiarkan asri, dan tidak banyak diubah.
Dari lokasi parkir, pengunjung diharuskan berjalan kaki sekitar 45 sampai 50 menit melewati jalur terjal setapak, sampai ke titik lokasi danau.
Bagi penyuka trekking, jalur menuju Sanghyang Heuleut dari parkiran akan sangat menantang.
Danaunya membuat mata tidak berkedip
Sampai di pinggir danau, rasa takjub makin bertambah. Kondisi air yang berwarna biru jernih, dan tebing batu menjulang benar-benar memberikan pengalaman wisata alam yang berbeda.
Bagi yang bernyali tinggi, Danau Sanghyang Heuleut ini amat menarik untuk melompat dari atas bebatuan.
Namun perlu hati-hati karena kedalaman airnya sekitar 1 sampai 5 meter, sehingga diwajibkan memakai pelampung.
Dulunya jadi tempat mandi bidadari
Berdasarkan informasi dari Instagram Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia Jawa Barat (ASPPI Jabar), destinasi ini dulunya tempat mandi bidadari.
Ini sesuai dengan namanya yang jika diterjemahkan dari bahasa Sunda, Sanghyang artinya tempat bidadari, dan Heuleut artinya waktu.
Jika diartikan, Sanghyang Heuleut menjadi lokasi mandinya bidadari di masa silam dari waktu ke waktu.
Bagus untuk selfie
Sebagai lokasi sisa aliran sungai purba, Sanghyang Heuleut memiliki struktur bebatuan raksasa di sekitar danaunya.
Menariknya, bebatuan di sana begitu tersusun rapi, dan sedikit menyerupai struktur dinding atau bangunan gua.
Ini tentu sangat cocok sebagai latar belakang foto sehingga tampak estetik untuk dipajang di laman media sosial.
Tiketnya Rp20 ribu
Untuk harga tiketnya, pengelola mematok tarif sebesar Rp20 ribu per orang yang datang.
Waktu yang baik untuk berkunjung adalah pagi hari, lantaran durasi akan termakan cukup lama di perjalanan trekking.
Jam operasionalnya mulai pagi pukul 08.00 – 16.00 WIB, setiap Senin sampai Minggu.