Pendaki Brasil Jatuh di Gunung Rinjani, Tim SAR Evakuasi Jenazah Setelah Tiga Hari
Seorang pendaki Brasil jatuh di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, dan ditemukan meninggal setelah tiga hari pencarian.
Proses evakuasi pendaki Brasil yang terjatuh ke jurang Gunung Rinjani. (Liputan6.com/ Hans Bahanan)
(@ 2025 merdeka.com)Seorang pendaki wanita asal Brasil, yang dikenal dengan inisial JDSP, mengalami kecelakaan fatal di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat. Kejadian tragis ini berlangsung pada Sabtu, 21 Juni 2025, sekitar pukul 06.30 WITA saat ia mendaki bersama lima wisatawan lainnya dan seorang pemandu. Korban jatuh di area Cemara Nunggal dan ditemukan meninggal dunia pada Selasa, 24 Juni 2025.
Proses pencarian dan evakuasi jenazah JDSP dilakukan oleh tim SAR gabungan yang menghadapi berbagai tantangan. Cuaca buruk dan medan yang sulit menjadi kendala utama dalam upaya evakuasi. Meskipun demikian, tim SAR berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah korban setelah tiga hari pencarian yang intensif.
Tim SAR melakukan flying camp di sekitar lokasi jatuhnya korban untuk memudahkan proses evakuasi. Jenazah JDSP akan dibawa ke RS Bhayangkara Polda NTB untuk penanganan lebih lanjut. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan saat melakukan pendakian di gunung-gunung yang memiliki medan berat seperti Gunung Rinjani.
Detail Kejadian dan Proses Evakuasi
Kejadian jatuhnya pendaki Brasil ini terjadi saat rombongan mendaki melalui jalur Sembalun. Korban, yang berusia 27 tahun, jatuh dari ketinggian sekitar 600 meter. Tim SAR yang terlibat dalam pencarian terdiri dari berbagai elemen, termasuk petugas dari Basarnas dan relawan setempat.
Evakuasi sempat terhambat oleh cuaca yang tidak mendukung, sehingga tim harus bekerja ekstra keras untuk mencapai lokasi jatuhnya korban. Meskipun demikian, upaya tim SAR tidak sia-sia, dan jenazah berhasil ditemukan dalam kondisi meski dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Setelah jenazah berhasil dievakuasi, pihak berwenang bakal melakukan pemeriksaan lebih lanjut di RS Bhayangkara Polda NTB. Kejadian ini menyoroti pentingnya persiapan dan kewaspadaan bagi para pendaki, terutama di lokasi-lokasi yang memiliki risiko tinggi.
Pentingnya Keselamatan dalam Pendakian
Gunung Rinjani merupakan salah satu destinasi pendakian yang populer di Indonesia, namun juga memiliki tantangan tersendiri. Setiap tahun, banyak pendaki dari berbagai negara datang untuk menikmati keindahan alamnya. Namun, keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama.
Para pendaki disarankan untuk selalu mematuhi prosedur keselamatan dan mengikuti arahan dari pemandu berpengalaman. Selain itu, penting untuk memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan pendakian. Kejadian jatuhnya pendaki Brasil ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan pendakian.