Islam dan Kesehatan, Mengajarkan Cara Merawat Tubuh dengan Bijak dan Mensyukurinya
Dalam ajaran Islam, hak untuk hidup mengharuskan adanya perlindungan terhadap tubuh, yang dikenal sebagai haqqul jasad.
Menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab setiap umat Islam karena merupakan bagian dari pemenuhan hak tubuh. Dalam ajaran Islam, hak hidup membawa konsekuensi untuk melindungi hak atas tubuh yang dikenal dengan istilah haqqul jasad. Hal ini mencakup hak-hak yang harus dipenuhi oleh setiap individu. Dengan kata lain, jika tubuh memerlukan makanan dan minuman, maka kita harus memenuhi kebutuhannya.
Apabila tubuh membutuhkan istirahat, maka beristirahatlah. Jika tubuh memerlukan kebersihan dan kesehatan, maka kita wajib menjaga kebersihan dan kesehatan tersebut. "Jika tubuh terdapat sakit dan luka maka berobatlah," ujar Dosen UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Banten, M. Ishom el-Saha dalam laman Kementerian Agama (Kemenag).
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amru ra., Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya di dalam tubuhmu terdapat hak yang wajib kamu penuhi," (HR. Bukhari-Muslim). Merawat dan menjaga hak-hak tubuh sangatlah penting demi kelangsungan hidup manusia. Dengan anggota tubuh yang kita miliki, kita dapat berpikir, berinovasi, berusaha, bekerja, dan beribadah kepada Allah SWT.
Tentu saja, untuk dapat berfungsi secara optimal, tubuh harus dalam keadaan sehat. Kesehatan adalah syarat mutlak untuk memelihara hak hidup manusia, termasuk syarat penting dalam menjalankan perintah agama. Oleh karena itu, Imam Ghazali dalam kitabnya yang berjudul "Al-Iqtisad fil I'tiqad" menyatakan: "Seseorang tidak akan sampai menjalankan ajaran Allah terkecuali dirinya dalam kondisi sehat badan dan masih bernyawa", dilansir Merdeka.com dari laman Kemenag pada, Jum'at(28/3/2025).
Kesehatan Memiliki Nilai yang sangat Tinggi
Hidup sehat memiliki peranan yang sangat penting, sehingga dalam ajaran Islam, kesehatan ditempatkan setelah iman sebagai hal yang wajib dimiliki oleh setiap individu. Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Bakar menyatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Tidak diberikan kepada manusia sesuatu yang lebih bernilai daripada keyakinan. Ya itulah kesehatan" (HR. Ibnu Majah).
Oleh karena itu, menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab setiap orang. Kesehatan yang baik akan mendukung seseorang dalam menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain di sekitarnya.
Islam mengajarkan pentingnya menjaga tubuh dan pikiran agar tetap sehat. Dengan demikian, setiap umat Muslim diharapkan untuk memperhatikan aspek kesehatan sebagai bagian dari ibadah dan pengamalan ajaran agama.
Rasulullah menekankan Pentingnya Menjaga Kesehatan Tubuh
Mengingat pentingnya kesehatan bagi manusia, Rasulullah SAW pernah memberikan nasihat, terutama saat seseorang mengalami sakit: "Wahai para hamba Allah, berobatlah, sesungguhnya tidak akan menurunkan penyakit melainkan Allah juga akan menurunkan obatnya, kecuali pikun," (HR. At-Tirmizdi). Sayangnya, menurut M. Ishom, banyak orang yang kurang memperhatikan pentingnya hidup sehat.
Banyak di antara kita yang mengabaikan nikmat kesehatan yang telah diberikan. Padahal, kesehatan adalah anugerah yang sangat berharga setelah iman. Oleh karena itu, kita seharusnya bersyukur atas kesehatan yang kita miliki, karena merupakan nikmat Allah yang membawa banyak faidah dan manfaat bagi kehidupan kita.
Keuntungan dari Menjaga Kesehatan
Secara teologis, menjaga kesehatan memiliki dua manfaat utama. Pertama, individu yang menerapkan pola hidup sehat termasuk dalam golongan yang bersyukur atas nikmat Allah (asy-syakirin), sedangkan mereka yang mengabaikan kesehatan termasuk dalam kelompok yang meremehkan nikmat Allah SWT. Rasulullah SAW pernah menekankan pentingnya dua nikmat yang sering diabaikan oleh manusia.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Ibnu Abbas r.a., Rasulullah SAW bersabda: "Ada dua nikmat yang diabaikan oleh kebanyakan umat manusia, yaitu nikmat sehat dan nikmat masih senggang," (HR. Imam Bukhari). Hal ini menunjukkan bahwa orang-orang yang bersyukur akan mendapatkan tambahan nikmat dari Allah, sedangkan mereka yang kufur nikmat dan meremehkan akan menerima balasan yang setimpal dari Allah SWT.
Kedua, menjaga kebugaran fisik dan kesehatan jasmani serta rohani berkontribusi pada kesuksesan dalam hidup. Dalam sebuah riwayat dari Abdullah bin Muhson al-Ansari yang disampaikan oleh ayahnya, Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa di antara kalian bangun dalam keadaan sehat badannya, selamat badannya, sehat lingkungan perkawanannya maka ia mendapat rezeki selama hidupnya seolah-olah dunia telah menjadi miliknya" (HR. Ibnu Majah). Pernyataan ini menegaskan bahwa kesehatan yang baik berhubungan erat dengan keberhasilan dan keberkahan dalam hidup.