Bibir Kering? Jangan Dijilat!
Lapisan bibir jauh lebih tips daripda area kulit ain di tubuh.
Lapisan bibir jauh lebih tips daripda area kulit ain di tubuh.
Bibir Kering? Jangan Dijilat!
Ketika bibir dalam kondisi kering dan pecah-pecah, mayoritas orang melumasinya dengan cara menjilat bibir.
Alih-alih ingin melembabkan bibir secara instan, namun cara tersebut sebenarnya nggak tepat, loh!
Bibir adalah lapisan paling tipis di area kulit lainnya dan lebih mudah kering. Bibir juga nggak memiliki kemampuan untuk menghasilkan kelembapannya sendiri.
Yup, bibir nggak memiliki kelenjar sebaceous yang merupakan kelenjar minyak, untuk melumasi area bibir. Alhasil, bibir pun menjadi bagian tubuh yang lebih rentan terhadap kekeringan dan pengelupasan.
"Bibir berpotensi kehilangan air 3-10 kali lebih besar, dibandingkan kulit wajah atau area kulit lain di tubuh."
- Skin Expert, Dr. Shainhouse-
Meskipun bibir yang sehat dan terhidrasi memiliki tampilan yang lembab dan berwarna merah muda, bibir kering tentu memunculkan ciri-cirinya sendiri.
Nah, pertanyaannya sekarang, mengapa menjilati bibir membuatnya jadi lebih kering?
Itu karena air liur mengandung enzim yang digunakan untuk memecah protein, lemak, dan karbohidrat. Ketika air liur terkena udara, maka membuat bibir kembali kering, pecah-pecah, dan mengelupas.
Untuk membuat bibir terhidrasi, lakukan perawatan bibir yang tepat. Pertama, kamu dapat melakukan eksfoliasi 1-2 kali seminggu untuk mendorong pergantian sel kulit mati. Kedua, gunakan masker bibir sebelum tidur untuk mengurangi garis-garis halus di bibir. Setelah itu, untuk melembabkan bibir, gunakan lip balm untuk mencegah penumpukan kulit mati dan membuat bibir menjadi lebih halus. Jangan lupa, gunakan pelembab bibir atau lip balm yang mengandung SPF, untuk melindunginya dari sinar UV yang membuat bibir jadi kering dan rentan pecah-pecah.