Tempat Wisata Paling Mengecewakan di Dunia Tahun 2025
Banyak pengunjung merasa kecewa setelah mengeluarkan waktu dan uang mereka untuk mengunjungi lokasi-lokasi tersebut.
Apakah penyebabnya adalah keramaian yang berlebihan, masalah kebersihan, suara bising, antrean yang panjang, atau harga yang terlalu tinggi? Beberapa destinasi wisata terkenal di dunia ternyata tidak memenuhi harapan.
Menurut analisis terbaru dari perusahaan eSIM bernama Nomad, terungkap lokasi-lokasi yang dianggap overrated di dunia pada tahun 2025.
Peneliti dalam studi ini menganalisis ulasan di TripAdvisor untuk destinasi wisata paling populer di 50 negara dengan jumlah kunjungan wisatawan terbanyak, berdasarkan data dari Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) PBB, seperti yang dilansir oleh laman Mental Floss pada Selasa (29/7).
Dari analisis tersebut, mereka menghitung seberapa sering sebuah objek wisata disebut sebagai "tourist trap" atau destinasi overrated dalam ulasan negatif, untuk mengidentifikasi tempat-tempat yang paling mengecewakan bagi wisatawan.
Dua destinasi di Amerika Serikat menempati posisi teratas dalam daftar tempat wisata paling mengecewakan di dunia pada tahun 2025. Wall Drug di South Dakota dan Fisherman's Wharf di San Francisco masing-masing disebut sebagai "tourist trap" sebanyak 1.000 kali dalam ulasan para pengunjung.
Wall Drug awalnya hanyalah toko obat kecil di pinggir jalan yang menjadi tempat singgah. Kini, tempat tersebut telah berubah menjadi kawasan wisata bertema Barat yang luas. Meskipun dianggap overrated, Wall Drug masih menarik sekitar 2 juta pengunjung setiap tahunnya.
Fisherman's Wharf di San Francisco juga masuk dalam daftar tersebut. Kawasan wisata tepi laut ini selalu ramai dikunjungi, dengan sekitar 12 juta orang datang setiap tahunnya untuk menikmati restoran dan toko suvenir yang berjejer di sana.
Namun, tidak semua pengunjung merasa puas. Beberapa orang menyatakan bahwa tempat ini "hanya layak dikunjungi untuk melihat anjing laut," padahal yang dimaksud sebenarnya adalah singa laut.
Di urutan kedua terdapat Las Ramblas yang terletak di Barcelona, Spanyol. Promenade yang terkenal ini dikelilingi oleh kafe dan restoran yang ramai, namun tetap dikenal sebagai salah satu lokasi dengan risiko pencopetan tertinggi di dunia.
Hal ini mungkin menjadi salah satu alasan mengapa terdapat 826 ulasan yang menyatakan bahwa tempat ini overrated atau dilebih-lebihkan.
Sisa dari lima besar lokasi yang dianggap mengecewakan juga berasal dari Eropa. Distrik Temple Bar di Dublin menempati posisi ketiga secara global dengan 687 ulasan yang menyebutnya sebagai destinasi yang tidak memuaskan.
Selanjutnya, Checkpoint Charlie di Berlin, Jerman, yang merupakan bekas pos perbatasan era Perang Dingin, berada di posisi keempat dengan 681 ulasan serupa. Sementara itu, Royal Mile di Edinburgh, Skotlandia, yang terkenal dengan jalan berbatu khasnya, menempati posisi kelima dengan 539 ulasan.
Beralih ke benua lain, tempat wisata dengan ulasan terburuk di Kanada adalah Air Terjun Niagara. Destinasi ikonik ini berada di urutan keenam dunia setelah disebut sebagai lokasi yang terlalu dibesar-besarkan dalam 483 ulasan. Bahkan Menara Eiffel juga tidak luput dari daftar ini, menempati posisi ke-9 secara global dengan 303 ulasan yang serupa.
Berikut adalah beberapa destinasi wisata terkenal di berbagai negara yang menarik untuk dikunjungi. Setiap tempat ini memiliki daya tarik unik yang mampu memikat wisatawan dari seluruh dunia. Di antara tempat-tempat tersebut, Wall Drug dan Fisherman's Wharf di Amerika Serikat serta Las Ramblas di Spanyol menjadi pilihan favorit banyak orang. Selain itu, Temple Bar di Irlandia dan Checkpoint Charlie di Jerman juga menawarkan pengalaman yang tak terlupakan.
Di Skotlandia, Royal Mile Edinburgh merupakan jalan bersejarah yang kaya akan budaya. Sementara itu, Niagara Falls di Kanada dan Victoria Peak di Hong Kong menawarkan keindahan alam yang menakjubkan. Tak kalah menarik, Takeshita Street di Jepang dan Eiffel Tower di Prancis menjadi ikon yang wajib dikunjungi oleh para pelancong.
Di Swedia, Stockholm Old Town merupakan kawasan bersejarah yang penuh pesona. Trevi Fountain di Italia dan Ci Chi Tunnels di Vietnam menyimpan cerita dan sejarah yang menarik. Sementara itu, Old San Juan di Puerto Rico dan V&A Waterfront di Afrika Selatan menawarkan suasana yang berbeda untuk dinikmati.
Selain itu, Pyramids of Giza di Mesir dan The Grand Palace di Thailand menjadi saksi bisu peradaban yang megah. Time Out Market Lisboa di Portugal dan Chichen Itza di Meksiko menyuguhkan pengalaman kuliner dan sejarah yang tak kalah menarik. Terakhir, Acropolis di Yunani dan Red Light District di Belanda menambah daftar tempat wisata yang patut untuk dieksplorasi.