FOTO: Taman Nasional Death Valley Catat Suhu Ekstrem 54 Derajat Celcius, Panasnya 'Mendidih'
Sebelumnya Death Valley pernah tercatat suhu serupa pada 2013 lalu yakni 129,2 F atau setara dengan 54 derajat Celcius.
Suhu serupa di Death Valley pernah tercatat sebelumnya pada 2013 lalu 129,2F atau setara dengan 54 derajat Celcius.
FOTO: Taman Nasional Death Valley Catat Suhu Ekstrem 54 Derajat Celcius, Panasnya 'Mendidih'
Kawasan Taman Nasional Death Valley di Furnace Creek mencatat telah mengalami lonjakan suhu panas ekstrem yakni 129 Fahrenheit (54 derajat Celcius).
Prakiraan cuaca AS menyebut untuk cuaca esok hari di kawasan Death Valley kemungkinan bisa tembuh lebih tinggi lagi yakni 131 Fahrenheit (55 derajat Celcius).
Taman Nasional Death Valley yang berlokasi di California ini merupakan tempat yang dikenal dan telah mencetak rekor sebagai wilayah yang memiliki suhu terpanas di Amerika Serikat.
Pada tahun 1913, pernah tercatat mencapai suhu cukup ekstrem hingga 56,7 derajat celcius dengan episentrum panas yang berpusat di Furnace Creek.
Suhu ekstrem yang tercatat pada jam digital tersebut sampai menarik perhatian penduduk AS untuk mengambil foto dirinya dengan angka suhu tersebut.
Taman Nasional Death Valley terkenal dengan keadaan geografisnya yang kering, berbatu, tandus dan bersuhu panas ekstrem.
Keadaan wilayahnya dapat dilihat seperti foto di atas. Bisa dibayangkan betapa panasnya di sana.
Namun tak sedikit wisatawan yang penasaran mendatangi kawasan Taman Nasional Death Valley untuk berlibur ke pusat wilayah terpanas di Amerika Serikat tersebut.
Death Valley juga Dijuluki sebagai tempat terkering di Amerika Serikat dengan suhu rata-rata wilayah tersebut mencapai 47 derajat Celcius selama musim panas.
Meski kondisi suhu di Taman Nasional Death Valley di Furnace Creek tergolong sebagai suhu yang tak layak huni. Namun pada tahun 2020 lalu, jumlah penduduk di sana pernah tercatat mencapai 856 jiwa.