Orang-orang berkumpul dalam sebuah unjuk rasa untuk mendukung Ayatollah Mojtaba Khamenei, penerus mendiang ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi, di Teheran, Iran, Senin (09/03/2026) (AP Photo/Vahid Salemi)
ADVERTISEMENT
Orang-orang berkumpul dalam sebuah unjuk rasa di TeheranIran pada Senin 9 Maret 2026 untuk menyatakan dukungan terhadap Ayatollah Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi negara tersebut.
Penunjukan Mojtaba Khamenei dilakukan sekitar sepekan setelah kematian ayahnya Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang memicu meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Majelis Pakar Iran kemudian menetapkan ulama berusia 56 tahun itu sebagai pemimpin tertinggi baru pada Minggu. Ia kini memimpin Republik Islam Iran di tengah situasi konflik regional yang meningkat serta tantangan politik dan keamanan yang besar bagi negara tersebu
Orang-orang berkumpul dalam sebuah unjuk rasa untuk mendukung Ayatollah Mojtaba Khamenei, penerus mendiang ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi, di Teheran, Iran, Senin (09/03/2026) AP Photo/Vahid SalemiOrang-orang berkumpul dalam sebuah unjuk rasa untuk mendukung Ayatollah Mojtaba Khamenei, penerus mendiang ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi, di Teheran, Iran, Senin (09/03/2026) AP Photo/Vahid SalemiSeorang wanita memegang poster Ayatollah Mojtaba Khamenei bersama foto mendiang Ayatollah Ali Khamenei saat unjuk rasa dukungan di Teheran Iran Senin 9 Maret 2026. AP Photo/Vahid SalemiOrang-orang berkumpul dalam sebuah unjuk rasa untuk mendukung Ayatollah Mojtaba Khamenei, penerus mendiang ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi, di Teheran, Iran, Senin (09/03/2026) AP Photo/Vahid SalemiSejumlah polisi berdiri di atas mobil dengan membawa foto mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan putranya Ayatollah Mojtaba Khamenei saat unjuk rasa dukungan di Teheran Iran Senin (09/03/2026). AP Photo/Vahid SalemiSeorang pria memegang poster Ayatollah Mojtaba Khamenei, yang menggantikan mendiang ayahnya Ayatollah Ali Khamenei sebagai pemimpin tertinggi, selama unjuk rasa untuk mendukungnya di Teheran, Iran, Senin (09/03/2026). AP Photo/Vahid SalemiSeorang wanita memegang poster Ayatollah Mojtaba Khamenei bersama foto mendiang Ayatollah Ali Khamenei saat unjuk rasa dukungan di Teheran Iran Senin 9 Maret 2026. AP Photo/Vahid Salemi
Setelah meninggalnya Ayatollah Khamenei, nama Mojtaba Khamenei semakin sering dibicarakan sebagai kandidat terkuat untuk menjadi pemimpin tertinggi Iran.
Iran bersiap memilih Pemimpin Tertinggi baru setelah Ali Khamenei gugur akibat serangan AS-Israel. Majelis Ahli akan segera bersidang untuk memulai proses Pemilihan Pemimpin Tertinggi Iran, sesuai konstitusi negara.
Tersangka dugaan korupsi pengadaan di Pemkab Pekalongan sekaligus Bupati nonaktif Fadia Arafiq menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK,
Kebakaran melanda permukiman warga di Kelurahan Kairagi Weru, Kota Manado, Selasa (28/4), dan ditangani bersama oleh petugas serta prajurit TNI Angkatan Laut.